BeritaDaerahHukumPeristiwaPOLRI

Winasa Dinyatakan Bebas, Setelah Diberikan Restoratif Justice

Jbm.co.id- JEMBRANA | Mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa dinyatakan bebas, setelah sempat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus LPPK Patria Buana yang menjeratnya.

Terpidana sederet kasus korupsi tersebut, bebas dari pasal penggelapan/penipuan dengan modus kerja di luar negeri, setelah pihak penyidik Polres Jembrana berbaik hati memberikannya keadilan restoratif.

Diinformasikan, bahwa pemberian Restoratif Justice (RJ) kepada Winasa yang kini masih menjalani pemidanaan di Rutan Kelas II B Negara tersebut berlangsung dua hari lalu.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Mohammad Reza Pranata membenarkan, bahwa Winasa telah diberikan Keadilan Restoratif terkait kasus LPPK Patria Buana yang dilaporkan oleh beberapa korban beberapa waktu lalu.

“Kasus itu sudah diselesaikan secara Restoratif Justice sekitar dua atau tiga hari lalu,” kata AKP M Reza Pranata, Selasa, 21 November 2022.

Foto: Mantan Bupati Jembrana yang terjerat sederet kasus korupsi, I Gede Winasa (dok).

Lanjutnya, pemberian Keadilan Restoratif kepada Winasa yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka, karena yang bersangkutan telah mengembalikan seluruh kerugian para korban dan korban telah memaafkan perbuatan Winasa atau sudah ada perdamaian.

“Dengan demikian, status tersangka dalam kasus tersebut tidak lagi melekat pada diri Winasa dan dinyatakan bebas,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah korban yang sebagian besar warga Jembrana melaporkan mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa ke Polres Jembrana atas dugaan penggelapan/penipuan dengan modus kerja ke luar negeri melalui LPPK Patria Buana.

Atas laporan tersebut, pihak Polres Jembrana langsung melakukan penyelidikan. Kemudian dari penyelidikan tersebut, statusnya dinaikan menjadi penyidikan dan Winasa ditetapkan sebagai tersangka.(ded/ace).

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button