BeritaBreaking NewsDaerahPeristiwa

Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Mobil di Sukabumi

Jbm.co.id-SUKABUMI | Tabrakan beruntun terjadi di wilayah Karang Tengah, Cibadak Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, 15 November 2022 pukul 23.27 WIB.

Menurut saksi mata, diduga tabrakan beruntun disebabkan angkot yang merupakan kendaraan terdepan mendadak berbelok ke kanan tanpa memberikan lampu sinyal sebagai tanda akan berbelok.

Tak ayal, mobil Hino 500 plat B 9655 UIU yang dikemudikan sopir berinisial Yd kaget dan akhirnya menabrak mobil pick up yang berada didepannya.

“Kronologisnya, paling depan ada angkot mau belok kanan di Jalan Raya Sukabumi, tepatnya Karang Tengah. Dibelakangnya ada mobil Fuso dan dibelakangnya lagi ada mobil pick up, barulah mobil Hino yang dikemudikan sopir berinisial Yd. Jarak dengan mobil depan sekitar 5-10 meter. Memang semua sudah pasang lampu darurat. Namun, sopir Yd kaget, juga pasang lampu, karena mendadak mobil yang dikemudikan di rem nyelonong, maka terjadilah mobil Hino nabrak mobil pick up dan angkot yang paling depan langsung kabur, yang menjadi penyebab kecelakaan,” kata saksi mata.

Kemudian, dengan sigap, polisi yang bertugas di Pos Elang Cibadak Sukabumi menangani kecelakaan lalu lintas secara beruntun tersebut.

Diinformasikan, tabrakan beruntun tersebut melibatkan Mobil Fuso plat F 8305 SR, Mobil pick up plat F 8693 VC dan Mobil Hino 500 plat B 9655 UIU.

Beruntung, kecelakaan beruntun tidak ada korban jiwa. Namun, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan.

Sementara itu, sopir Yd mengakui secara kekeluargaan mobil yang dikendarai sudah diperbaiki di bengkel langganannya. Namun, polisi meminta kwitansi estimasi harga terkait lamanya perbaikan mobil.

“Disini sudah beres mobil sudah dibawa ke bengkel langganan, tapi polisi minta kwitansi estimasi harga dan berapa lama perbaikan dari bengkel, alasannya biar kalau sudah keluar dari sini, tidak ada penyesalan di belakang. Sekarang dari bengkel tidak bisa ngeluarin estimasi mobil saja, baru masuk Sopir Yd masih ditahan. Kalau yang mobil oranye orangnya boleh pulang mobil masih ditahan, karena kalau dilepas takut cemburu sosial katanya gitu. Kemarin sempat ditanya sopir yang bawa mobil oranye ada tuntutan ngk atas kerusakan mobilnya, karena mobil oranye ngk kenapa-kenapa, cuma lecet bak belakang. Jadi, ngk ada tuntutan gitu,” pungkasnya. (ace)

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button