BeritaBreaking NewsInternationalPeristiwa

Kakanwil Kemenkumham Bali dan Kakanim Ngurah Rai Sambut Presiden RI Tinjau Kesiapan VVIP Bandara Ngurah Rai Jelang KTT G20

Jbm.co.id-BADUNG | Dalam rangka kesiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Bali. Pada kunjungan kerja ini, Presiden RI melakukan peninjauan kesiapan VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai, pada Senin, 8 November 2022.

Saat melakukan peninjauan, Presiden RI didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Menter Luar Negeri, Retno Marsudi, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Panglima TNI, Andika Perkasa, Kepala Kepolisian RI, Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Bali, Wayan Koster dan GM Angkasa Pura I.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Bali, Anggiat Napitupulu didampingi Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Sugito menyambut kedatangan Presiden RI. Presiden RI yang mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 20.50 WITA, disambut dengan tari Pendet.

Selanjutnya, Presiden RI melakukan peninjauan langsung sejumlah venue atau lokasi yang menjadi titik rangkaian gelaran KTT G20 di Bali. Peninjauan dilakukan terhadap alur kedatangan Head of Department (HoD) tamu kenegaraan atau Tamu Very Very Important Person (VVIP) pada KTT G20 Indonesia nanti.

Mengingat, G20 atau Group of Twenty adalah sebuah forum utama kerjasama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa serta sebagai representasi lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global dan 80% PDB dunia. Maka sangat penting untuk memastikan Presidensi Indonesia dalam KTT G20 ini dapat berjalan dengan lancar.

“Adapun manfaat yang bisa didapatkan Indonesia dari forum G20 adalah Indonesia bisa mendapatkan informasi dan pengetahuan lebih awal tentang perkembangan ekonomi global, potensi risiko, serta kebijakan ekonomi yang diterapkan negara maju. Dengan demikian, Indonesia mampu menyiapkan kebijakan ekonomi yang tepat. Selain itu, Indonesia juga dapat memperjuangkan kepentingan nasionalnya melalui dukungan internasional lewat forum ini,” pungkasnya. (red).

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button