BeritaDaerahSeni budaya

Libatkan WBP, Putu Andiyani Dukung Kebaya Didaftarkan UNESCO

Jbm.co.id-BADUNG | Sebagai salah satu pakaian khas Indonesia, Kebaya akan didaftarkan ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.

Untuk mendukung kampanye Kebaya “Goes to UNESCO”, digelar Parade Berkebaya Indonesia dengan melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan, Selasa, 25 Oktober 2022.

Acara ini juga menegaskan pesan, bahwa Kebaya itu bisa dipakai siapa saja dan dimana saja serta kapan saja, tanpa batas status sosial, sesuai tema “Kebaya Jati Diri Tanpa Batas Status Sosial Perempuan Indonesia”.

Dalam kegiatan tersebut, juga dipersembahkan Tari Burat Wangi yang dibawakan WBP. Selain itu, ada pula persembahan Tari Saman sebagai wujud kreativitas dan hasil pelatihan yang bekerjasama dengan BLKIP Provinsi Bali.

Dalam kegiatan Parade Kebaya ini, Warga Binaan juga menampilkan kebaya dan kamen hasil karya pelatihan menjahit. Kegiatan ini juga sebagai rangkaian peringatan HUT ke-3 Pusat Studi Undiknas dan mengusung konsep sinergi pang pade payu.

Bahkan, sejumlah organisasi turut serta memeriahkan kegiatan ini, seperti Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Bali, GTS Institute, DPD Perempuan Indonesia Maju Bali, DPD Perempuan Pemimpin Indonesia Bali, Koperasi Perempuan Ramah Keluarga (KPRK) Pang Pade Payu.

Sebagai bentuk rangkaian acara Parade Berkebaya, juga dilaksanakan Pengukuhan Tari Kebesaran Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan disebut Tari Angayu Jayastri, yang ditarikan tiga orang WBP LPP Kerobokan.

Disebutkan, Tari Angayu Jayastri merupakan sebuah karya tari yang mengimplementasikan semangat transformasi karakter dan kepribadian seorang perempuan untuk menjadi insan yang lebih baik dan tangguh dalam menatap masa depan. Ibarat kecantikan dan keindahan seekor kupu kupu yang hanya akan hadir ketika sang ulat berhasil melalui proses metamorfosa kepompong.

Secara filosofis kata “Angayu Jayastri” memiliki makna sebagai sebuah proses transformasi yang harus dilalui oleh seorang perempuan untuk menjadi perempuan pemenang yang tangguh. Sama halnya dengan filosofi Kupu-Kupu Jegeg, yaitu maskot Zona Integritas LPP Kerobokan yang memiliki keterkaitan diantara dua maskot tersebut, yaitu ibarat seekor kupu-kupu yang hanya hadir, jika ia berhasil bermetamorfosa dari kepompong, karakter seorang perempuan yang bertransformasi menjadi lebih baik dan tangguh dalam menatap masa depan.

Dijelaskan, karya tari ini merupakan aktualisasi ide dan gagasan dari Kepala Pusat Studi Undiknas Doktor Gung Tini Gorda yang didedikasikan dan dipersembahkan kepada Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan.

Disamping itu, sebagai bagian upaya penguatan mindset para WBP, acara juga diisi dengan sharing session dari Psikolog Sad Yuli Prihartati, S.Psi., untuk mengenalkan konsep diri untuk hidup lebih baik para WBP perempuan.

Plt. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas II A Kerobokan, Ni Luh Putu Andiyani memberikan apresiasi atas acara Parade Berkebaya Indonesia bersama WBP Lapas Perempuan dan persembahan tari kebesaran Angayu Jayastri yang khusus dibuatkan bagi Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan.

Putu Andiyani juga menyebutkan, tari kebesaran ini merupakan sumbangan murni dari Gung Tini Gorda, baik dari segi pelatih maupun pakaiannya. “Tarian ini memiliki makna motivasi agar wanita menjadi lebih tangguh dan lebih baik lagi ke depannya,” terang Putu Andiyani.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Studi Undiknas Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H., mengungkapkan kemasan acara Parade Berkebaya Indonesia dan launching Tari Angayu Jayastri ini menjadi upaya PSU bersama organisasi lainnya untuk memberdayakan para WBP perempuan di LPP Kerobokan.

“Kami ajak WBP untuk memahami, bahwa mereka didalam lapas bukan untuk dihukum, tetapi sedang bersekolah untuk dijadikan panutan oleh perempuan lainnya diluar sana,” pungkas tokoh perempuan yang akrab disapa Gung Tini Gorda tersebut.

Pada akhir acara, tamu undangan diajak untuk melihat-lihat hasil karya WBP berupa tas, hasil rajutan, pakaian, boneka, lukisan dan lainnya. (ace).

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button