BeritaBreaking NewsEdukasi & MotivasiInternationalPariwisata

Wartawan se-Asia Tenggara Eksplore Tanah Lot Tabanan Harapkan Pemulihan Pariwisata

Jbm.co.id-TABANAN | Destinasi wisata di Kabupaten Tabanan dijelajahi Wartawan se-Asia Tenggara. Selain Ulun Danu Beratan Bedugul, juga dijelajahi Tanah Lot yang tidak hanya berdampak jurnalisme, namun juga berdampak turisme sebagai upaya pemulihan pariwisata Bali, yang ujung-ujungnya meningkatkan perekonomian Bali, termasuk Tabanan. Hal ini terungkap dalam acara spesial jamuan makan malam Konfederasi Wartawan se-Asia Tenggara atau Confederation of ASEAN Journalist (CAJ) yang disambut Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., di DTW (Daya Tarik Wisata) Tanah Lot, Tabanan, Kamis, 13 Oktober 2022.

Turut hadir, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI Usman Kansong, Ketua PWI Pusat, Atal S. Depari dan para delegasi Wartawan se-Asia Tenggara, Ketua PWI Bali serta undangan lainnya.

Ketua Umum PWI Pusat, Atal S. Depari didampingi Ketua PWI Bali, Dwikora Putra menyampaikan, bahwa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyelenggarakan General Assembly Confederation of ASEAN Journalist (CAJ) atau Sidang Umum Konfederasi Wartawan ASEAN ke-20 yang digelar di Bali, 11-15 Oktober 2022. Bahkan, Ketua Umum PWI Pusat sudah ditetapkan sebagai Presiden CAJ tahun 2022-2024.

Foto: Ketua PWI Pusat, Atal S.Depari (kanan) didampingi Ketua PWI Bali I GMB. Dwikora Putra (kiri).

Soal kunjungannya ke DTW Tanah Lot, Atal mengakui kerinduan akan keramaian kunjungan wisatawan ke Bali. Bahkan, dua destinasi wisata di Tabanan, yakni Ulun Danu Beratan Bedugul dan Tanah Lot Tabanan sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan. “Sebelumnya sempat sedih, ketika pandemi Covid-19 membuat pariwisata Bali terpukul. Tidak ada kunjungan wisatawan. Tapi, hari ini saya gembira, karena Bedugul padat dikunjungi wisatawan dan hari ini di Tanah Lot, Anda lihat sudah mulai padat kunjungan wisata dan disana begitu banyak orang, keren,” ungkapnya.

Untuk itu, Atal mendoakan agar Bali kembali lagi menjadi obyek wisata utama di dunia. “Karena apapun kalau Bali ini mulai surut, semuanya juga akan surut. Indikatornya di Bali,” terangnya.

Bahkan, Ketua PWI Bali, Dwikora Putra memaparkan, bukan hanya pertama kalinya Tabanan membantu PWI Bali. Disebutkan, tahun 2019 pihaknya kedatangan Wartawan Korea Selatan yang dibantu Pemkab Tabanan untuk mengunjungi destinasi wisata terkenal di dunia, yaitu Bedugul dan Tanah Lot. “Hal itu adalah program rutin kunjungan Wartawan Korea Selatan yang meminta kunjungan ke Bedugul dan Tanah Lot. Saat itu, kita juga dijamu Pemkab Tabanan disana,” kata Dwikora Putra.

Sementara itu, Wakil Sekretaris PWI Bali, I Ketut Joni Suwirya mengungkapkan, bahwa dua destinasi di Tabanan, yakni Ulun Danu Beratan dan Tanah Lot dipilih sebagai tempat Gala Dinner para Wartawan se-Asia Tenggara yang juga dihadiri Kementerian Kominfo RI. Kehadiran jurnalis atau wartawan se-Asia Tenggara ini akan mengeksplore atau menjelajahi semua hal-hal positif tentang Bali, khususnya Tanah Lot Tabanan sebagai upaya pemulihan pariwisata yang ujung-ujungnya akan meningkatkan perekonomian masyarakat Bali, termasuk Tabanan.

Foto: Wakil Sekretaris PWI Bali, I Ketut Joni Suwirya

“Mereka bisa menyampaikan melalui medianya, apa dan bagiamana tentang Tabanan, pariwisata, daerah wisata hingga seni budaya Bali. Nantinya, mereka harus membuat tulisan tentang apa yang dikunjungi. Nah, link berita yang dibuat itu nantinya akan dibagikan ke seluruh anggota ASEAN,” jelasnya.

Selain itu, kata Joni Suwirya, mereka juga menginginkan dari dekat menyaksikan pertunjukan Tari Kecak, yang juga diekplore lewat karya jurnalistik di negaranya masing-masing, yang otomatis menarik minat wisatawan ASEAN beramai-ramai berkunjung ke Bali. “Mereka ingin tahu tentang Tari Kecak, tapi belum pernah nonton langsung. Harapannya, dengan mengenal lebih dekat tentang Tari Kecak, mereka akan mengeksplore seni budaya Bali, otomatis tamu tertarik datang ke Bali, sehingga otomatis meningkatkan perekonomian masyarakat lokal,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., menyebutkan panorama alam Tabanan berkonsep Nyegara Gunung, yaitu Nyegara artinya laut di Tanah Lot dan Gunung berlokasi di Bedugul. “Ada Gunung ditengahnya, Jatiluwih dan hilirnya di Tanah Lot. Jadi, sudah alam yang menentukan bahwa pilihannya Bedugul dan Tanah Lot begitu indahnya panorama yang ada di Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

Foto: Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M.

Melalui destinasi wisata yang dikunjungi di Tabanan, Bupati Sanjaya berharap, destinasi wisata tersebut dipromosikan sehingga menjadi sebuah berkah bagi Kabupaten Tabanan. “Persoalan jamuan apa yang ada sekarang ini juga kita ucapkan terima kasih kepada undangan, mudah-mudahan nanti bermanfaat buat tamu undangan disini,” kata Bupati Sanjaya.

Disisi lain, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI Usman Kansong menyatakan, bahwa kegiatan ini ada unsur turisme yang bisa dimanfaatkan sebagai promosi pariwisata di Bali secara umum dan Tabanan khususnya lantaran Bali dan Tabanan mengandalkan pariwisata. “Saya kira ketika Covid-19 kemarin ini, khan drop ya, pertumbuhan ekonomi Bali sampai minus 85 persen. Karena Covid menyebabkan pariwisata paling terpukul,” terangnya.

Oleh karena itu, kata Usman Kansong, melalui kegiatan ini akan berdampak baik dengan dihasilkan good journalism ditengah serbuan teknologi digital dan distrupsi digital, karena teknologi digital kemudian memunculkan disinformasi atau hoax sehingga media maintream inilah melalui wartawan yang masih dipercaya oleh publik untuk menyebarkan informasi yang akurat. “Tentunya melalui mekanisme jurnalistik yang benar serta cek and ricek dan juga melalui mekanisme verifikasi, yang itu tidak dilakukan di teknologi media sosial atau media digital,” paparnya.

Foto: Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI Usman Kansong

Selain berdampak jurnalisme melalui Deklarasi Bali yang menghasilkan good journalism, kegiatan ini juga berdampak positif buat pariwisata Bali sebagai sarana mempromosikan pariwisata Bali ke negara-negara Asia Tenggara.

“Mereka nanti akan menulis tentang Tanah Lot, Ulun Danu Beratan Bedugul, Tari Kecak dan Tari Bungan Sandat. Nah, itu dipromosikan, jangan lupa datang lagi ke Bali, untuk liburan bersama keluarga dan teman-teman. Saya kira nanti mereka tulis dan membawa kabar positif tentang Bali dan Tabanan khususnya. Jadi, dua efeknya, yaitu untuk jurnalisme dan turisme Bali,” pungkasnya. (ace).

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

3 Comments

  1. With havin so much content do you ever run into any problems of plagorism or copyright violation? My blog has a lot of completely unique content I’ve either written myself or outsourced but it looks like a lot of it is popping it up all over the web without my agreement. Do you know any methods to help protect against content from being stolen? I’d certainly appreciate it.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button