Daerah

Anjing Kintamani Bagian Dari Biodeversity Pendukung Batur Unesco Global Geopark Network

JBM.co.id, Bangli – Serangkaian dengan HUT Kota Bangli yang ke-818 Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka Kontes Anjing Kintamani tahun 2022 yang di gelar di Alun-alun Kota Bangli, Minggu (08/05/2022).

Kontes anjing Kintamani juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika dan perwakilan anggota Forkompinda Kabupaten Bangli dan pimpinan OPD di Lingkungan Pemda Bangli serta para pecinta Anjing Kintamani.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan pangan dan Perikanan Kabupatemn Bangli Ir. I Made Alit Parwata. M.Si. melaporkan bahwa keberadaan anjing Kintamani merupakan salah satu unsur Biodeversity yang menjadi salah satu pendukung dari Batur Unesco Global Geopark Network.

Trah Anjing Kintamani juga telah mendapat pengakuan sebagai Anjing Ras Dunia dari Federation Cynecologue Internasional (FCI) yaitu organisasi anjing trah seluruh dunia yang bermaskas di Thuin Belgia.

“Dengan demikian, maka anjing kintamani sudah bisa disejajarkan dengan trah anjing yang lain, seperti Buldog, Pitbull, Shithzui, Siberian Husky, Dalmention, Cihuahua dan lain-lain,”katanya.

Pemerintah Kabupaten Bangli juga telah memberikan perhatian besar terhadap keberadaan anjing Kintamani ini dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Kabupaten Bangli Nomor 04 tahun 2015 tentang kawasan pemurnian anjing kintamani Bali, dimana desa Sukawana, Desa Siakin dan Desa Pinggan ditetapkan sebagai desa kawasan pelestarian.

Demikian juga dengan diselenggarakannya kontes kali ini, merupakan wujud nyata perhatian Pemerintah terhadap pelestarian anjing Kintamani.

Adapun maksud dan tujuan diadakannya kontes ini adalah untuk menjamin kelangsungan pemuliabiakan anjing kintamani dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap anjing kintamani sebagai anjing kesayangan, yang pada gilirannya kita harapkan bisa menjadi komoditas ekonomi yang dapat diperdagangkan.

Kontes ini juga dalam rangka peringatan Hut Kota Bangli yang ke-818 sebagai upaya implementasi Sarining Padma Buana menuju Bangli Era Baru.

Lebih lanjut disampaikan bahwa, dalam kontes kali ini terbagai menjadi 2 jenis yakni kontes anatomi anjing Kintamani di semua kelompok umur dan lomba Agility (Ketangkasan), untuk semua Trah anjing yang meliputi 3 katagori yaitu agility terdiri dari anakan, remaja dan dewasa. lomba makan, lomba fashion show dan karya guna serta speciality.

Peserta kontes anjing kintamani berasal dari berbagai daerah sebanyak 40 peserta,

Sedangkan untuk juri berasal dari Komunitas Himpunan Trah Anjing Kintamani Bali, (HTAKB) dan Bali Agility Team (BAT).

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, melalui kontes anjing Kintamani ini pihaknya berharap dapat menggugah masyarakat khususnya para penggemar anjing Kintamani Bali agar lebih menyayangi anjing Kintamani, seperti halnya menyayangi anjing ras lainnya.

“Anjing Kintamani jika dipelihara dengan perawatan yang baik akan mampu menunjukkan intelegensi dan penampilan yang tidak kalah dengan anjing ras lainnya,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Bupati, Anjing Kintamani Bali sejak tahun 2012 diakui keberadaannya di tingkat Asia oleh Asian Canel Union (AKU).

Bupati Sedana Arta juga meminta agar dibentuk brider-brider di masing-masing desa sesuai dengan yang sudah ditetapkan dalam perda.

Pemerintah Kabupaten Bangli akan memberikan dukungan dan sport terkait dengan pengembangan dan pelestarian anjing kintamani ini.

Pemda Bangli memiliki Perda Nomor 04 tahun 2015 tentang perubahan atas perda nomor 02 tahun 2010 tentang kawasan pelestarian Anjing Kintamani Bali, dimana perda nomor 04 tahun 2015 adanya pengakuan terhadap 3 jenis warna dan campurannya pada anjing kintamani yaitu warna putih, hitam dan anggrek serta pengembangan kawasan pelestarian menjadi Desa Sukawana, Siakin dan Pinggan.

“Dengan diakuinya keberadaan anjing Kintamani secara internasional, pihaknya berharap melalui kontes anjing Kintamani Bali, akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangli terutama habitat asli anjing kintamani dan juga para breeder Anjing Kintamani Bali di Kabupaten Bangli,” tutupnya. (Surya/red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button