Daerah

Walikota Jaya Negara Sampaikan Sasaran Kinerja Tahun 2022

Berlandaskan Vasudaiva Khutumbakam Wujudkan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju

JBM.co.id, Denpasar – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan Sasaran Kinerja Pemkot Denpasar Tahun 2022 di hadapan pimpinan OPD serangkaiam Rapat Kordinasi Kinerja di Ruang Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar, Jumat (28/1).

Hal ini dilaksanakan sebagai upaya memantapkan pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat sesuai Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Pimpinan OPD serta pimpinan Perumda di Lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam arahanya, Walikota Jaya Negara menyampaikan, Pemkot Denpasar di tahun 2022 masih fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi.

Namun demikian, pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat juga terus dioptimalkan dalam rangka mewujudkan

Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.

Lebih lanjut dikatakan, pada tahun 2021 lalu Pemkot Denpasar telah merealisasikan beberapa program strategis. Diantaranya Pembangunan 5 TPS3R, Revitalisasi 4 TPS3R, Penataan Kawasan Jalan Gajah Mada, Penataan Pasar Kumbasari, Penataan Pelataran Pasar Badung dan Pembangunan Kanal Air Minum di Sungai Ayung.

“Kita sadari, saat ini kita sedang fokus dalam penanganab pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, namun program prioritas secara perlahan kita realisasikan untuk mewujudkan pelayanan yang optimal bagi masyarakat”¬† terangnya.

Di Tahun 2022 ini, pihaknya juga telah merancang beberapa program strategis. Hal ini berkaitan dengan Kinerja jajaran Pemkota Denpasar. Sehingga upaya untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat terus dioptimalkan.

Jaya Negara mengatakan, terdapat 5 misi yang akan diwujudkan. Yakni meningkatkan kemakmuran masyarakat Kota Denpasar melalui peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat yang berkeadilan.

Kedua, menjaga stabilitas keamanan dengan terkendalinya kamtibmas, ketahanan pangan dan kesiapsiagaan bencana.

Ketiga, kejujuran dan spirit sewakadarma sebagai penguat reformasi birokrasi menuju tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance).

Keempat, unggul dalam kualitas SDM, pemanfaatan teknologi dan inovasi menuju keseimbangan pembangunan berbasis Tri Hita Karana dan Kelima penguatan jati diri dan pemberdayaan masyarakat berlandaskan Kebudayaan Bali.

Karenanya, lanjut Jaya Negara pihaknya telah menetapkan 16 Sasaran Kinerja Strategis. Yakni meningkatnya kualitas pelayanan pendidikan, meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan, meningkatnya pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, meningkatnya upaya penanganan pelanggaran Perda, menurunnya kasus kriminalitas, meningkatkan ketahanan pangan, meningkatnya kesiapsiagaan dan upaya penanganan bencana.

Selanjutnya meningkatnya kualitas pelayanan publik, meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi, mengurangi pengangguran, optimalnya pemanfaatan teknologi, meningkatnya inovasi daerah, meningkatnya kualitas infrastruktur, meningkatnya kualitas lingkungan hidup dan meningkatnya pembangunan kebudayaan.

‚ÄúVasudaiva Khutumbakam yang mengandung makna dalam kehidupan ini kita semua bersaudara, semua persoalan yang kita hadapi, mari kita selesaikan bersama-sama dengan menyama braya, sebagai upaya memantapkan pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat sesuai Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju”, ujarnya. (Red/Aj).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button