Berita

Bersama Warga, Kodim 1626/Bangli Laksanakan Normalisasi Sungai Yang Tertutup Material Longsor

JBM.co.id, Bangli – Karya Bakti merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, TNI selalu membantu kesulitan rakyat yang ada di wilayah teritorialnya.

Kali ini Kodim 1626/Bangli menerjunkan personil Koramil 1626-01/Bangli yang bersinergi dengan Polsek Bangli dan masyarakat melaksanakan karya bakti di Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Marga Rahayu Bangli Jalan Brigjen Ngurah Rai No.83 Kelurahan Bebalang, Bangli. Sabtu (22/01/2022).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danramil 1626-01/Bangli, Kapten Chb I Nengah Sulendra tersebut dalam rangka normalisasi sungai yang tertutup longsor dari longsoran senderan belakang Gereja Marga Rahayu Bangli akibat hujan Deras yang mengguyur Kota Bangli beberapa hari terakhir ini. Disamping itu kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan upaya dalam meminimalisir bahaya banjir.

Di tempat terpisah Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P. mengatakan kegiatan karya bakti semacam ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang berada di wilayah binaan terutama untuk mencegah terjadinya bahaya banjir dimusim penghujan.

“Karya bakti bersama TNI Polri dan masyarakat adalah untuk meningkatkan hubungan emosional komunikasi dengan warga di wilayah binaan. Karena bersama-sama dengan masyarakat dalam bergotong royong ini sebagai sarana untuk menjalin tali silaturahmi, Melalui Karya Bakti Ini harus mampu mengayomi serta membantu warga masyarakat dalam mengadapi kendala kendala yang terjadi diwilayah binaan”, jelas Dandim.

Sementara itu Perwakilan Gereja Marga Rahayu Bangli, Bapak Wayan Sampurna mengucapkan terima kasih atas upaya TNI terutama anggota Kodim 1626/Bangli dan Polsek Bangli yang mau membantu upaya normalisasi sungai yang tertutup longsor dari longsoran senderan di belakang Gereja Marga Rahayu Bangli

“Dengan kehadiran TNI Polri maka pengerjaan akan terasa ringan dan menambah semangat dalam bergotong royong, harapannya adalah hubungan emosional masyarakat dengan TNI Polri semakin solit sehingga jika ada permasalahan di desa akan cepat teratasi”, tutupnya. (Red/Sang Tut).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button