Daerah

Bangun Kesadaran 3 M , Babinsa Kodim 1626 / Bangli Utamakan Edukasi

JBM.co.id, Bangli – Untuk menyikapi perkembangan Covid-19, agar warga tetap melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid 19 yang diharapkan menjadi sebuah kewajiban, bahkan diharapkan menjadi gaya hidup baru untuk itu diperlukan usaha keras kita semua untuk mewujudkannya.

Protokol kesehatan 3M sudah menjadi kebutuhan dan standar hidup bagi orang yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan agar tidak tertular virus Covid 19. Dimana wilayah Kabupaten Bangli, status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) belum dinyatakan berakhir akibat masih ditemukannya warga yang terkonfirmasi Covid-19.

Baca Juga :  Anggota Jajaran Kodim 1626/Bangli Berikan Masker Kepada Masyarakat Yang Tidak Pakai Masker

Secara rutin, Babinsa Kodim 1626/Bangli bersama unsur terkait secara terus menerus melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat sekaligus mengedukasi secara gencar 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Bangli, edukasi dilakukan di Wilayah Kecamatan Bangli. Sabtu (15/01/2022).

Baca Juga :  Personel Kodim Bangli Dampingi Tim Vaksinator Sambangi Rumah Lansia Untuk di Vaksin

Sementara itu Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S. I.P mengatakan upaya-upaya yang dilakukan personel Kodim 1626/Bangli bersama unsur terkait adalah sebagai wujud nyata untuk menekan penyebaran Covid-19 karena pandemi Covid-19 belum berakhir, masyarakat diminta mendukung upaya pemerintah dengan tetap menaati protokol kesehatan 3M.

“Mengajak masyarakat Bangli untuk mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Bangli. Disiplin Protokol Kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) sebagai Pilar pengendalian dan menghakiri pandemi”, ucapnya.

Baca Juga :  Mencegah Penularan Virus Covid-19 Personil Polsek Udara Pengawasan Ketat Terhadap Penumpang di Bandara Ngurah Rai

“Dihimbau seluruh masyarakat harus memahami ketiganya harus dilakukan secara bersamaan, tidak bisa dilakukan hanya salah satu, kita harus melakukan 3M kepada seluruh masyarakat”, Pungkasnya. (Red/Sang Tut).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: