Social

Meriahkan HUT Perdana, Yayasan Dalem Gedong Ratih Bagikan Sembako dan Mepunia Bagi Para Pemangku Pura di Wilayah Kabupaten Badung

JBM.co.id, Badung – Memeriahkan HUT (Hari Ulang Tahun) perdananya, Yayasan Dalem Gedong Ratih melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa pembagian sembako dan mepunia sejumlah uang, yang diperuntukkan bagi sejumlah pemangku pura di wilayah Kabupaten Badung, bertempat di Pasraman Dalem Gedong Ratih, Jalan Raya Mambal-Semana, Banjar Umahanyar, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Jumat (26/11/2021).

“Selamat datang di Yayasan Dalem Gedong Ratih. Hari ini, tepat satu tahun Yayasan Dalem Gedong Ratih telah berjalan. Didalam perjalanan selama satu tahun ini, kita melakukan berbagai kegiatan dan bermacam-macam agenda, yang kaitannya dengan rangkaian upacara didalam Gedong Ratih,” jelas Ketua Umum Yayasan Dalem Gedong Ratih, I Ketut Dharma Kresna Wijaya, SE., M.Sos.

Lanjutnya, hingga saat ini, anggota Yayasan Dalem Gedong Ratih berjumlah 600 orang yang tersebar di seluruh Bali.

“Adapun anggotanya terdiri dari kumpulan orang-orang gila yang sebenarnya banyak berkreasi di bidang kesenian. Ada senang menari, senang menyanyi dan ada yang senang batu permata pulaki Bali,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Yayasan Dalem Gedong Ratih, I Ketut Dharma Kresna Wijaya, SE., M.Sos., memaparkan, rangkaian kegiatan diawali dengan kegiatan Bakti Sosial dan Metirta Yatra, pada bulan November 2021, yang diperuntukkan khusus bagi para pemangku pura saja.

Saat pertama kali, pihaknya mengadakan Bakti Sosial di wilayah Kabupaten Tabanan, khususnya pura Puser Tasik dan pura Batukaru yang dihadiri oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M.

Setelah itu, Yayasan Dalem Gedong Ratih melakukan kegiatan Bakti Sosial dan Metirta Yatra di wilayah Kabupaten Buleleng, yaitu pura Melanting Pulaki, yang dihadiri Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., dan juga turut hadir, Owner Herbali, Gek Ayu Rusmini Lokika Wati atau akrab disapa Gek Ayu serta Mr.Jez. Sementara itu, konsep Yayasan Dalem Gedong Ratih, disebutkan mekarya lan meyadnya.

Lebih lanjut, Kresna Wijaya menjelaskan, puncak HUT ke-1 Yayasan Dalem Gedong Ratih diisi dengan pemotongan tumpeng.

HUT perdana berlangsung meriah,dengan dihibur oleh penyanyi Bali, Tri Puspa. Selain itu, juga dihadiri ABG Satria Naradha selaku penasehat Yayasan Dalem Gedong Ratih dan Wayan Suyasa sebagai pembina Yayasan Dalem Gedong Ratih, sekaligus selaku Wakil Ketua I DPRD Badung, I Wayan Suyasa, SH., serta juga dihadiri Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga, S.Sos. Bahkan, nampak hadir, Ketua BPW LSM Jarrak Bali, Made Ray Sukarya dan juga Owner Herbali, Gek Ayu Rusmini Lokika Wati didampingi Mr.Jez.

Selanjutnya, Kresna Wijaya berharap, untuk HUT ke-1 Yayasan Dalem Gedong Ratih ini, kedepannya, bisa lebih kreatif dan lebih maju serta disupport oleh semua semeton Yayasan Dalem Gedong Ratih dan juga bisa berkarya untuk Bali dengan konsep mekarya dan meyadnya ini.

“Semoga kita bisa melakukan kegiatan positif, dalam konsep mekarya lan meyadnya untuk masyarakat Bali,” pungkas Kresna Wijaya.

Selain itu, program kedepannya, dinyatakan, Yayasan Dalem Gedong Ratih mau membantu UMKM untuk perajin VCO (Virgin Coconut Oil) se-Bali di bidang ekonomi kreatif.

Pihaknya juga berharap, kedepannya, dilakukan rangkaian upacara secara gratis bagi masyarakat, yaitu metatah massal atau potong gigi. “Setelah HUT ini, kita rencanakan untuk agenda pada tahun berikutnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kresna Wijaya menerangkan, pihaknya dari Yayasan Dalem Gedong Ratih bisa berkarya atau menelorkan karya-karya di Yayasan Dalem Gedong Ratih, minimal 2-3 tahun sekali dilaksanakan programnya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Tahun lalu, kita disini sudah me-launching mengangkat batu permata pulaki Bali dan juga me-launching majalah batu permata pulaki Bali tingkat nasional. Dipilih Batu Pulaki karena kita ingin melestarikan budaya Bali,” paparnya.

“Pakai cincin dan permata salah satunya itu budaya di Bali. Setiap orang ke pura atau sulinggih pasti memakai cincin,” kata Kresna Wijaya

Di Bali salah satunya di Pulaki, diakuinya memiliki batu yang tidak kalah dengan negara-negara lainnya.

Diharapkan kedepannya, di Bali khususnya Buleleng, pihaknya nantinya bisa mempersembahkan Batu Pulaki sebagai souvenir atau oleh-oleh dari Bali buat para pejabat nasional maupun luar negeri. (Red/Ace).

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

2 Comments

  1. 929620 837465Most heavy duty trailer hitches are developed making use of cutting edge computer aided models and fatigue stress testing to ensure optimal strength. Share new discoveries along with your child and maintain your child safe by purchasing the correct design for your lifestyle by following the Perfect Stroller Buyers Guideline. 680058

  2. 33583 44657Thank her so considerably! This line is move before dovetail crazy, altarpiece rather act like habitual the economizing – what entrepreneur groovy night until deal with starting a trade. 302324

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button