Kriminal

Polres Bangli Berhasil Ungkap Kasus Parampokan Palsu

JBM.co.id | Bangli – Penyidik Polres Bangli tak membutuhkan waktu lama untuk mengungkap kasus perampokan yang terjadi di lingkungan Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga Kabupaten Bangli.

Mirisnya kasus perampokan yang terjadi tanggal 7 Oktober 2021 lalu merupakan hasil rekayasa wanita berinisial NKA yang juga merupakan keluarga korban perampokan.

Saat jumpa pers hari ini, Senin (11/10). Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, S.I.K.,M.I.K., mengatakan pelaku NKA diamankan dengan barang bukti berupa satu buah sabit, satu buah batang kayu, tiga buah selendang, dua lembar foto copy slip penyetoran uang atas nama pelaku.

Baca Juga :  Bobol Minimarket, Dua Pelaku Curat Diamankan Sat Reskrim Polresta Denpasar Kurang dari 24 jam

Berdasarkan hasil penyelidikan dilapangan, tim opsnal Polres Bangli menemukan beberapa kejanggalan baik di TKP maupun dari keterangan korban,

“Dari keterangan yang disampaikam oleh pelaku, terdapat banyak kejanggalan berupa hasil Visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, alat-alat yang digunakan pelaku berupa sabit, kayu tidak ada penyesuaian di TKP.

Terkait peristiwa tersebut, sehingga Tim Opsnal Polres Bangli mencurigai bahwa korban telah merekayasa peristiwa pencurian yang dialaminya,” Ujar Kapolres.

Baca Juga :  Personil Polsek Tembuku Bersama Satgas Terpadu, Atensi Kegiatan Petugas Kesehatan Tracing Contak Positif Covid-19

Lanjut Kapolres setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, pelaku mengakui bahwa pencurian uang dan perhiasan emas milik mertuanya senilai 26.360.000,- tersebut dilakukan oleh dirinya sendiri dan yang bersangkutan merekayasa peristiwa tersebut seolah-olah dirinya adalah korban.

“Pelaku mengaku hal tersebut dilakukan untuk mengembalikan uang mertuanya yang telah digunakan secara diam-diam sebelumnya untuk berfoya-foya,” ujar Kpaolres.

Baca Juga :  Atensi Kegiatan Masyarakat di Pagi Hari, Personil Polsek Bangli Laksanakan Pengaturan Simpang Empat Bangli

Mantan Kapolres Mappi ini menegaskan pelaku diduga bersalah telah melakukan tindak pidana Pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP atau 367 KUHP atau 220 KUHP, dengan ancaman pidana selama-lamanya lima tahun penjara. (Red/Sang Tut).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: