Social

Gus Bota dan ARW Kembali Gelontorkan 1,5 Ton Beras di Desa Mambal Abiansemal Kabupaten Badung

JBM.co.id | Mangupura – Usai pembagian beras di Desa Taman Abiansemal, anggota DPRD Provinsi Bali Fraksi PDI Perjuangan, I Bagus Alit Sucipta, SE., yang akrab disapa Gus Bota bersama anggota DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE.MM., atau ARW, kembali menggelontorkan 1,5 ton beras di Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Sabtu (9/10/2021).

Anggota DPRD Provinsi Bali Fraksi PDI Perjuangan, I Bagus Alit Sucipta, SE., yang akrab disapa Gus Bota mengungkapkan, dirinya bersama-sama anggota DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE.MM., atau ARW dan anggota DPRD Kabupaten Badung, Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kecamatan Abiansemal, I Made Ponda Wirawan, ST., melakukan kegiatan Bakti Sosial PDI Perjuangan berupa pembagian beras, dengan cara turun langsung ke tengah-tengah masyarakat, dalam rangka meringankan beban masyarakat, dalam situasi pandemi Covid-19.

Menurut Gus Bota, dirinya selaku petugas partai PDI Perjuangan melakukan kegiatan sosial berupa pembagian beras. Disebutkan, Gus Bota bersama ARW (Agung Rai Wirajaya) dan Ponda Wirawan melakukan program kerja pembagian beras secara bergotong royong, atas intruksi Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri.

“Kami selaku petugas partai dalam situasi pandemi Covid-19, baik di legislatif maupun eksekutif diintruksikan oleh Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri untuk turun dan hadir ditengah-tengah masyarakat. Jadi, peran dan fungsi legislatif maupun eksekutif sebagai petugas partai harus turun ke masyarakat guna meringankan beban masyarakat yang terdampak ekonomi,” jelas Gus Bota.

Baca Juga :  Kapolres Klungkung Bagikan Masker Dan Beras Kepada Pedagang Kecil Di Pasar Seni Semarapura

Lebih lanjut, Gus Bota menambahkan, kegiatan sosial pembagian beras ini, minimal bertujuan meringankan beban masyarakat dan memotivasi masyarakat untuk tetap sehat dan mengikuti aturan Protokol Kesehatan.

Dipaparkan, program pembagian beras ini, diakuinya, murni berasal dari dana hasil gotong royong Gus Bota bersama ARW (Agung Rai Wirajaya) dan I Made Ponda Wirawan, ST., yang menyisihkan gaji anggota Dewan dengan sistem dikembalikan lagi ke masyarakat.

“Aksi bakti sosial ini, murni berasal dari gaji pribadi anggota Dewan dan telah kami lakukan 6 (enam) kali di setiap desa di Kabupaten Badung,” tegas Gus Bota.

Meskipun, kondisi pandemi Covid-19 mengakibatkan seluruh lapisan masyarakat terdampak ekonomi. Namun, diakuinya, bantuan beras yang tidak seberapa ini, minimal diharapkan, aksi nyata pembagian beras ini, bisa mengetok tularkan kepada pihak lainnya dan mengikuti jejaknya melakukan Bakti Sosial.

 

“Bukan hanya anggota Dewan, tetapi, ada pemilik usaha, untuk memotivasi, agar kita menghadapi Covid-19 secara gotong royong.

Hal senada juga diungkapkan anggota DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE.MM., yang menyatakan, bahwa dirinya sebagai petugas partai, dalam kondisi pandemi Covid-19 wajib dan harus turun ke masyarakat, dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. Namun, pihaknya merasa bersyukur, dalam beberapa minggu ini, Covid-19 mulai melandai.

Baca Juga :  Gus Bota-Yunita Oktarini Berbagi Salurkan Sembako Pada Ohana Aero di Banjar Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung

Berikutnya, Agung Rai Wirajaya menambahkan, program Vaksinasi kedua telah berjalan sekitar 80 persen. Hal ini mengakibatkan, Covid-19 melandai. Namun, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat Bali tetap menjaga Protokol Kesehatan.

Melihat kondisi yang demikian, Agung Rai Wirajaya berharap, pencanangan penerbangan internasional dibuka, mulai 14 Oktober 2021, agar pariwisata kembali bergeliat, dikarenakan, pihaknya sangat tergantung dengan sektor pariwisata.

Dijelaskan, dalam kondisi normal, sekitar Rp. 140 Trilyun dana berputar di Bali. “Ini hasil real berputar di Bali, ketika kondisi normal. Akibat pandemi Covid-19, ini yang tidak ada lagi dananya. Karena, tidak ada wisatawan asing yang datang ke Bali. Mudah-mudahan, dengan dibukanya penerbangan internasional, 14 Oktober 2021, bisa mengalir seperti sebelumnya, secara bertahap,” harapnya.

Pada saat itu, Gus Bota mengucapkan terima kasih kepada Perbekel Mambal beserta staff jajarannya dan krama Desa Mambal atas waktu dan tempatnya berkenan hadir, dalam kegiatan Bakti Sosial PDI Perjuangan berupa pembagian beras.

Sementara itu, Perbekel Mambal, I Nyoman Sugiarta, SE., mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan beras yang telah disalurkan ke masyarakat oleh Gus Bota bersama Agung Rai Wirajaya dan Ponda Wirawan.

Baca Juga :  Dinas Sosial Kabupaten Bangli serahkan Kartu KPM kepada Keluarga Penerima Manfaat

Selanjutnya, Perbekel Sugiarta memaparkan, bantuan beras ini diberikan kepada masyarakat Desa Mambal, yang terdiri dari 4 (empat) desa adat, yaitu Desa Adat Mambal, Umah Anyar, Baturning dan Desa Adat Semana. Dijelaskan, warganya berjumlah 300 KK dan beras yang disalurkan sejunlah 1,5 ton.

Bantuan beras ini, lanjutnya, menyasar pada para Pecalang se-Desa Adat Mambal, Linmas se-Desa Adat Mambal, Pemangku se-Desa Adat Mambal dan Tenaga Kebersihan se-Desa Dinas Mambal. Selain itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan ketahanan pangan berupa panen jagung tahap kedua bersumber dari Dana Desa yang diserahkan kepada para Pemangku Pura.

“Ini semua diserahkan secara bersamaan. Ini momentum yang sangat bagus bagi kita semua. Karena, anggota Dewan dari Pusat, Provinsi dan Kabupaten sangat kreatif kepeduliannya atas situasi Covid-19 yang menimpa warganya,” tuturnya.

Kedepannya, Perbekel Sugiarta berharap, agar hal-hal seperti ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk selalu peduli terhadap permasalahan dan dampaknya akibat pandemi Covid-19 yang dihadapi masyarakat.

Penulis : Ace W
Editor    : Agus Jaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: