Social

Gandeng KKS, PDDI Bali Bersinergi Bersama Yayasan Bali Kasih Gelar Aksi Sosial Donor Darah

JBM.co.id, Kerobokan – Dengan menggandeng KKS (Komunitas Kasih Sayang, PD PDDI (Pengurus Daerah Perhimpunan Donor Darah Indonesia) Provinsi Bali dibawah kepemimpinan Ketut Pringgantara bersinergi bersama Yayasan Bali Kasih, dibawah pimpinan Dr.Ir. Gede Suarta, M.Si., melakukan kegiatan donor darah, bertempat di Jalan Muding Batu Sangian VII Nomor 8, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Minggu (15/8/2021).

Ketua PD PDDI (Pengurus Daerah Perhimpunan Donor Darah Indonesia) Provinsi Bali, Ketut Pringgantara memaparkan, kegiatan donor darah ini, mengusung tema “Aksi Sosial Donor Darah”, Setetes Darah Anda Dapat Menolong Orang Lain, yang dilaksanakan, serangkaian HUT Kemerdekaan RI ke-76.

Disebutkan, kegiatan donor darah ini, sebagai gaya hidup sehat dan juga ladang pengabdian kemanusiaan. Sebagai ucapan terima kasih dan tetap terjalin rajutan kasih sayang, para pendonor diberikan “Goody Bag” yang berisi 5 Kg beras.

Lebih lanjut, Ketua PD PDDI Bali, Ketut Pringgantara menjelaskan, rangkaian kegiatan donor darah ini, merupakan sinergitas PDDI Bali bersama Yayasan Bali Kasih, yang sangat luar biasa dedikasinya pada masyarakat Bali dan seluruh komponen masyarakat Bali, dalam melakukan kegiatan donor darah.

“Utamanya, peserta terbanyak berasal dari kaum milenial, yaitu anak muda yang telah mendaftarkan diri, untuk membantu masyarakat luas melakukan kegiatan donor darah,” kata Ketut Pringgantara.

Hingga saat ini, lanjut Ketut Pringgantara, pendaftarnya telah lebih dari 125 orang, yang sangat membanggakan.

Ia berharap, mudah-mudahan, target terpenuhi dari para pendonor aktif yang sehat, cerdas, berbudaya dan berkualitas.

“Jadi, para pendonor diklasifikasikan dalam dua klaster, yaitu pendonor yang telah terdaftar dan kaum milenial. Mari Kita jadikan donor darah sebagai ladang pengabdian kemanusiaan,” paparnya.

Sementara, Ketua Yayasan Bali Kasih, Dr.Ir. Gede Suarta, M.Si., sangat mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilakukan bersama-sama dengan PDDI Bali, mengingat pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkannya.

Lebih lanjut, kata Gede Suarta, Yayasan Bali Kasih yang dipimpinnya bergerak dalam bidang kemanusiaan melalui aksi sosial donor darah.

Selanjutnya, dikatakan Gede Suarta, kegiatan sosial yang didasari semangat berbagi kasih, dengan rasa tulus ikhlas membantu sesama ini, diharapkan, dapat memberikan motivasi bagi masyarakat lainnya, untuk turut serta mendonorkan darahnya.

Gede Suarta juga menghimbau, agar masyarakat selalu berbuat baik dan saling support dengan sesama, karena, melalui kegiatan donor darah ini, diharapkan, dapat menjaga stok ketersediaan darah di rumah sakit dan juga membantu sesama masyarakat yang membutuhkan darah, khususnya, pada masa pandemi Covid-19.

Kemudian, Ketut Pringgantara menuturkan, kebutuhan darah di beberapa rumah sakit di wilayah Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita) diperlukan, sekitar 160 kantong darah, setiap harinya.

Untuk itu, pihaknya bersama UTD PMI (Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia) Provinsi Bali berupaya keras memenuhi target tersebut, pada masa PPKM Darurat.

“Minimal Kita dapatkan 120 kantong darah saja, Kita selamat di wilayah Sarbagita ini,” ungkapnya.

Target hari ini, dijelaskan, yang berdonor darah 150 orang. “Mudah-mudahan, semuanya lolos, karena, darah ini, sangat dibutuhkan sekali, untuk “Saudara Kita”, pada musim pandemi Covid-19,” ujarnya.

Soal kesulitan mencari pendonor ditengah masa pandemi Covid-19, Ketut Pringgantara mengungkapkan bahwa, pihaknya menyadari ditengah musim PPKM Darurat ditambah musim pandemi Covid-19 merasa kesulitan juga mencari para pendonor.

Namun, pihaknya bersama pengurus PDDI Bali tidak akan pernah patah arang, karena, ada “Saudara Kita”, seperti kaum milenial serta teman-teman lainnya yang luar biasa dan juga rekan-rekan media yang ikut menyuarakan bahwa pentingnya “Kita Berbagi Kasih” dan “Meyadnya” lewat berdonor darah.

Ini adalah salah satu hal yang positif, untuk dikembangkan. “Menyame Braya ini, lewat kegiatan berdonor darah patut dikembangkan, pada musim pandemi ini.

 

Selain itu, pihaknya juga berharap, agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan serta mengajak “Saudara Kita”, yang telah terpapar Covid-19, untuk bersama-sama membantu masyarakat luas yang terkena Covid-19 lewat kegiatan berdonor plasma konvalesen, disamping berdonor darah biasa,” pungkas Ketut Pringgantara.

Diakhir acara, pihak PMI (Palang Merah Indonesia) Provinsi Bali memberikan ucapan terima kasih berupa piagam penghargaan, yang diserahkan kepada Ketua Yayasan Bali Kasih, Dr.Ir. Gede Suarta, M.Si., didampingi Ketua PD PDDI Bali, Ketut Pringgantara atas kerjasama yang baik, dalam penyelenggaraan kegiatan sosial kemanusiaan donor darah.

Penulis : Ace W
Editor    : Agus Jaya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: