Berita

BPI KPNPA RI Apresiasi Kemenko Polhukam Sinergitas Pemda Tangani COVID-19 dan Penyebaran Berita Hoax di Masyarakat

JBM.co.id, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan melakukan kunjungan ke beberapa pemda dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Layanan Informasi Publik.

Tubagus Rahmad Sukendar selaku Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran RI mendukung penuh gerak cepat Kemenkopolhukam dalam menyikapi pemberitaan di beberapa media terkait lambannya pemerintah Dalam menangani covid 19 Varian delta dimana Pemerintah melalui Menko Maritim Luhut Panjaitan telah memberlakukan PPKM mulai Jawa dan Bali dari tanggal 3 Juli sd 20 Juli 2021.

Dari kunjungan Kemenkopolhukam tersebut untuk memonitor sejauh mana pembangunan media layanan informasi publik di daerah dalam menyampaikan berbagai informasi, dan juga sekaligus mempublikasikan potensi daerah kepada masyarakat di seluruh Indonesia bahwa Pemerintah hadir untuk masyarakat dan masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan berita berita baik melalui media online, medsos di facebok, instagram dan whatsapp yang seolah olah pemerintah tidak serius memperhatikan masyarakat dalam menghadapi penularan covid-19.

Dalam kunjungannya ke berbagai daerah beberapa waktu lalu terkait juga ikut mensosialisasikan program pemerintah khususnya dalam edukasi terkait dengan prokes covid kepada masyarakat di berbagai daerah dengan melibatkan jajaran BPI KPNPA RI di wilayah dalam rangka memberi kesadaran kepada masyarakat untuk patuh dan mentaaati protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan hindari berkerumun serta tidak keluar rumah bila tidak penting , disampaikan Tb Rahmad Sukendar bahwa kita harus mewaspadai potensi ancaman dan gangguan terhadap keutuhan NKRI.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa kita harus mewaspadai apabila ada potensi keberagaman yang tidak dapat dikelola dengan baik sesuai dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang akan menjadi potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan bagi keutuhan NKRI,” kata Tb Rahmad Sukendar di kantor nya di Gedung BPI KPNPA RI BSD Serpong Tangsel , jumad (9/7/2021).

Tb Rahmad Sukendar menjelaskan, ada beberapa ancaman yang menonjol, seperti masalah intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu kerukunan bangsa.

Kedua, merebaknya politik identitas kehidupan masyarakat yang bisa memicu konflik vertikal-horizontal.

Ketiga, menyebarnya berita bohong/fitnah/ujaran kebencian yang mempengaruhi pandangan sebagian masyarakat.

Dan terakhir, penanganan terkait pemulihan pandemi COVID-19, khususnya di Indonesia,” lanjut Tb Rahmad Sukendar

Untuk itu, Tb Rahmad Sukendar menyatakan, Kemenko Polhukam menyambut baik sinergitas antara BPI KPNPA RI yang sudah ada perwakilan daerah di 30 Propinsi dalam menyampaikan informasi tentang pembangunan dan pencapaian Pemerintah Daerah serta upaya penanganan dan pemulihan pandemi COVID-19 kepada khalayak luas melalui kanal distribusi informasi publik yang dimiliki BPI KPNPA RI antara lain ; BPI News, Jayantara News dan Gema Nusantara News kesemua nya dikelola oleh Anggota BPI KPNPA RI dan berhasil memberikan pencerahan kepada masyarakat luas terkait program pemerintah yang dijalankan bersama Kemenkopolhukam.

“BPI KPNPA RI mempunyai tugas selaku Mitra Pemerintah untuk mempublikasikan apa yang telah dilakukan pemerintah, baik pusat maupun daerah, dan semua itu perlu diketahui publik secara luas, terutama yang dapat mengakses informasi tersebut melalui layanan informasi digital milik BPI News dan yang tergabung dalam Media BPI KPNPA RI ,” kata Tb Rahmad Sukendar.

Dan BPI KPNPA RI sudah sejak lama melakukan Kemitraan dengan Kemenkopolhukam baik dibidang Satgas Saber Pungli, Satgas Anti Mafia Tanah dan Penanganan Konflik masyarakat di daerah dan itu sudah berhasil di buktikan dengan selesainya pertikaian antar kepala suku di kabupaten Puncak Jaya Papua terkait Pemberhentian puluhan kepala kampung yang menimbulkan perang suku dan mengakibatkan adanya korban jiwa dan juga konflik pertanahan di balikpapan kaltim yang melibatkan mafia tanah dapat juga terselesaikan dengan baik berkat tangan dingin dari Pati Polri yang ditugaskan sebagai Asdep V Kemenkopolhukam Drs Erwin Charara Rusmana SH.MH sosok putra jawa barat yang sangat memahami kharakteristik dan persoalan di daerah sehingga berhasil dengan cepat dan tuntas didalam penyelesaian konflik di masyarakat. (Red/Jbm/BPI)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button