Kesehatan

Sinergitas PDDI Bali dengan RSUP Sanglah Denpasar Merajut Tali Kasih Bersama Pendonor Konvalesen

JBM.co.id, Denpasar – PDDI (Perhimpunan Donor Darah Indonesia) Provinsi Bali kembali merajut tali kasih bersama para pendonor konvalesen.

Kali ini, acaranya, bersinergi dengan RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) Sanglah Kota Denpasar dan PMI Provinsi Bali melaksanakan kegiatan “Berbagi Kasih Bersama Pendonor Konvalesen,” bertempat di Ruang Pertemuan Werkudara Lantai 3, RSUP Sanglah, Kota Denpasar, pada Selasa (29/6/2021).

Kegiatan ini, juga didukung oleh KKS (Komunitas Kasih Sayang), yang sangat peduli terhadap kondisi Bali, untuk membantu pemulihan pariwisata Bali dan membangkitkan UMKM Bali, yang juga turut serta mengajak masyarakat Bali, agar jangan takut berdonor, karena, donor darah itu, sehat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PDDI (Perhimpunan Donor Darah Indonesia), Provinsi Bali, Ketut Pringgantara didampingi Sekjen PDDI Bali, I Wayan Gede Suardana dan Dr.Ir. Gede Suarta, M.Si., serta Kombes Pol. (Purn.) I Nyoman Ardana dan Agus Purwanto, mengungkapkan bahwa, permintaan terhadap “Terapi Plasma Konvalesen” terus mengalami peningkatan, mengingat, tingginya studi kasus “Penyintas Covid-19” yang memerlukan bantuan, saat terpapar Covid-19.

Atas dasar itu, PDDI Bali yang didukung oleh KKS (Komunitas Kasih Sayang) mengedukasi para “Penyintas Covid-19” untuk bersedia melakukan “Terapi Plasma Konvalesen”.

Seperti gayung bersambut, lanjut Ketut Pringgantara, berbagi kasih bersama “Pendonor Konvalesen” ini, berjalan dengan baik.

Selanjutnya, Ketut Pringgantara mengakui, adanya tali kasih yang kuat itu, semata-sama, tujuan utamanya, demi kegiatan kemanusiaan, dalam rangka membangun mitra kebaikan kepada masyarakat.

“Ini bukan untuk diri pribadi, organisasi atau kepentingan rumah sakit. Tetapi, bagaimana membangun mitra kebaikan, untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Ketut Pringgantara.

Lebih lanjut, Ketua PDDI Bali, Ketut Priggantara mengatakan, peningkatan kualitas “Penyintas Covid-19, untuk melakukan “Terapi Plasma Konvalesen”, sudah semakin baik.

Diakuinya, ada suatu titik cahaya kebaikan, yang berperan serta, karena, PDDI Bali sangat gencar sekali, melakukan edukasi pada para “Penyintas Covid-19, untuk bersedia melakukan donor konvalesen.

“Kita selama menggelar kegiatan ini, di-support besar oleh KKS (Komunitas Kasih Sayang), yang diakuinya, sebagai sahabat-sahabat sejati di luar negeri dan beberapa provinsi di wilayah Indonesia, yang sangat peduli pada kondisi masyarakat Bali, untuk membantu memulihkan pariwisata Bali, yang menandakan “Sinergitas PDDI Bali bersama RSUP Sanglah, pihak PMI Provinsi Bali serta pihak pemerintah, diikuti peningkatan partisipasi masyarakat dalam berdonor, berlangsung dengan baik.

Soal edukasi pada masyarakat, kata Ketut Pringgantara, PDDI Bali mengambil langkah-langkah strategis, dengan mengajaknya berdiskusi terlebih dahulu, bahwa, donor Konvalesen sangat diperlukan, yang dijelaskan bahwa, usia plasma cuma bertahan, selama 3 bulan.

“Makin cepat, Kita datangi pasien Covid-19, yang telah sembuh disertai pendekatan sosial, budaya dan kemasyarakatan, dengan sendirinya, mereka terketuk hatinya, untuk mendonorkan “Plasma Konvalesen”,” tandasnya.

Seperti pada hari ini, lanjut Ketut Pringgantara, pendonor Konvalesen dikumpulkan dan diberikan bantuan, yang membuatnya, mereka diberikan kekuatan sebagai “Daya Dorong” menuju “Sehat”.

“Ayo kita bersama-sama membangun Bali, agar terbebas dari masa pandemi. Itu sebagai kekuatan PDDI Bali bersama masyarakat luas, untuk membantu menggulirkan donor “Terapi Plasma Konvalesen”,” harapnya.

Sementara, menurut Direktur Utama RSUP Sanglah Kota Denpasar, dr. I Wayan Sudana, M.Kes., menyampaikan, berbagai upaya dilakukan agar pasien-pasien Covid-19 bisa cepat pulih.

Salah satu upaya yang dilakukan, kata Wayan Sudana, melalui “Terapi Plasma Konvalesen”, yang dapat membantu, dalam memulihkan kondisi pasien Covid-19.

Diakui Wayan Sudana, keberadaan PDDI Bali dibawah komando Ketut Pringgantara, pihaknya lewat RSUP Sanglah Denpasar sangat terbantu, dalam memperoleh “Plasma Konvalesen”.

Diakui Wayan Sudana, pihak RSUP Sanglah Kota Denpasar merasa beruntung telah dibantu pihak PDDI Bali, yang terus memberi support, untuk para pendonor, yang pada awalnya, sulit mendapatkan pendonor “Konvalesen”.

Tetapi, dengan dukungan Ketua PDDI Bali, Ketut Pringgantara beserta anggotanya, diakuinya, para pendonor “Plasma Konvalesen” bisa didapatkan pihak RSUP Sanglah.

“Sampai saat ini, bisa terus tersedia, karena, adanya kesadaran para penyintas Covid-19 atas kerjasama RSUP Sanglah bersama PDDI Bali, yang di-support oleh KKS (Komunitas Kasih Sayang).

Pada kesempatan tersebut, pihak PDDI Bali yang didukung oleh KKS (Komunitas Kasih Sayang), yang peduli pada para pendonor “Konvalesen”, berdonasi “Gody Bag” berisi sembako kepada para “Penyintas Covid-19”, yang sudah bersedia “Terapi Plasma Konvalesen”.

Diakhir acara, Ketut Pringgantara sebagai Ketua PDDI Bali bersama seluruh jajaran pengurus PDDI Bali, berharap pada masyarakat luas, yang terpapar Covid-19,

“Jangan takut mendonorkan “Plasma Konvalesen”, karena, itu sangat penting sekali, untuk menghidupkan kembali “Lentera Donor Darah”, dimanapun itu berada. Harapan terbesarnya, ungkap Ketut Pringgantara, meletakkan tali kasih pada setiap sanubari “Sahabat Bali”, untuk ikut peduli terhadap kegiatan “Terapi Plasma Konvalesen”, dengan tetap menjaga prokes (protokol kesehatan), agar selalu “Hijau” dan kembali “Normal”. (Red/Jbm).

Penulis : Ace

Editor   : Agus Jaya

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

5 Comments

  1. 621205 761325hi!,I like your writing so a lot! share we communicate far much more about your article on AOL? I want a specialist on this area to solve my difficulty. May be thats you! Searching forward to see you. 134636

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button