JBM.co.id, Bangli – Hari ini sedang berlangsung pengecekan kembali lahan pembangunan irigasi subak Tanpedeha, Bebalang, Bangli pada Jumat (11/6).

Subak Gede Tanpadeha merupakan subak yang terdiri dari 7 subak, diantaranya subak Talibeng, subak Pecala, subak Uma Tai, subak Uma Anyar, subak Jelekungkang, subak Gancan dan Subak sid.

 

Foto : Kelihan Subak Tanpadeha, I Wayan Lanus
Foto : Kelihan Subak Tanpadeha, I Wayan Lanus

Saat ditemui awak media JBM.co.id, kelihan subak Tanpadeha, Wayan Lanus mengatakan sangat lega dan bahagia sekali rasanya setelah tanggul yang jebol 3 tahun yang lalu, kini diperjuangan kembali.

Tahun lalu sudah ada anggaran danbakan dikerjakan, bahkan subak sudah melaksanakan peletakan batu pertama, langsung pelaksanan upacara yang menghabiskan dana sebesar Rp. 1.750.000, yang akhirnya kegiatan tersebut dibatalkan, karena turunnya hujan terus menerus yang bisa menghambat proses pengerjaan, Ujar Wayan Lanus”.

I Wayan Lanus, di depan perwakilan PT Global Kastrindo mengatakan “semoga atas karunia ida sang hyang widhi wasa, tuhan yang maha esa, kegiatan ini berjalan lancar dan sesuai rencana agar subak kami bisa menikmati dinginnya air irigasi kembali”, ujarnya.

Foto : KASI Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Dinas Pekerjaan Umum, Ida Bagus Adnyana.
Foto : KASI Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Dinas Pekerjaan Umum, Ida Bagus Adnyana.

Ditempat terpisah, KASI Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Dinas Pekerjaan Umum, Ida Bagus Adnyana, menyatakan “keluhan para masyarakat petani memang banyak sekali, tetapi apa mau dikatakan apa bila alam tidak bersahabat, sehingga kegiatan tahun lalu sempat di pending.

 

Dan di tahun ini sudah diperjuangkan kembali, kami dari abdi pemerintahan memang seharusnya harus memperjuangkannya kembali”, ujar Adnyana.

Jro Mangku Pura Masjeti Subak Tanpadeha Bebalang Bangli
Jro Mangku Pura Masjeti Subak Tanpadeha Bebalang Bangli

Ditahun ini telah disetujui kembali anggaran tersebut kita laksanakan dan sudah melalui tahapan tender. Dari pagu anggaran Rp 8.007.650.000 di menangkan oleh PT Multi Global Konstrindo dengan nilai pemenang tender Rp 4.371.472.215. Nilai tersebut turun dari pagu anggaran senilai 45persen.

PT Multi Global Konstrindo telah menandatangani kontrak kerja (SPK) tanggal 03 Juni 2021 dengan masa kerja 180hari kerja. Terkait teknis pengerjaan irigasi sekarang ini membuat terowongan dan bahan terowongan semuanya sudah jadi tinggal merakit saja.

 

Harapan pemerintah dalam hal ini, Ida Bagus Adnyana berharap semua komponen masyarakat di sekitarnya mendukung kegiatan ini demi kelancaran dan kesejahteraan orang banyak.

Foto : BPP Pertanian Bangli, Made Suryawan
Foto : BPP Pertanian Bangli, Made Suryawan

Dikonfirmasi via telepon, Made Suryawan dari BPP Pertanian, menyatakan bahwa dari 7 subak, subak tanpadeha memiliki luas lahan pertanian yang di aliri air irigasi ini seluas 110 HA. Dengan di kerjakan ya kembali irigasi ini kami dari abdi pemeritah yang bertugas Kantor BPP Pertanian kecamatan Bangli sangat senang sekali bisa kembali mengaktifkan lahan yang sudah 3 tahunan tidak bisa berproduksi. Semoga saja berjalan lancar” Ujar Made Suryawan. (Red/Sangtut).

JBM Bangli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here