JBM.co.id, Denpasar – Desa Kesiman Kertalangu mewakili Kota Denpasar dan mengikuti proses penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Bali pada Jumat (11/6) di Kantor Desa Kesiman Kertalangu.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa turut hadir menyaksikan penilaian didampingi Anggota DPRD Kota Denpasar, I Wayan Warka, Kadis Pemberdayaan Masyarkat Desa Kota Denpasar, I. B Alit Wiradana, Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, I Made Suena beserta undangan lainya.

Sementara proses penilaian sendiri dipimpin langsung Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina sebagai ketua tim penilai. Desa Kesiman Kertalangu terpilih masuk kedalam tiga besar bersama Desa Kedisan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar dan juga Desa Beraban, Tabanan.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut bangga atas terpilihnya Desa Kesiman Kertalangu masuk kedalam tiga besar Lomba Desa Kelurahan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2021.

“Tentu dengan berbagai capaian inovasi yang telah diberdayakan masyarakat selama ini, kami berharap Desa Kesiman Kertalangu dapat menjadi yang terbaik dan maju mewakili Bali di tingkat nasional.

Tentu nanti saat proses penilaian baik sisi administrasi dan lapangan dapat disampaikan dengan baik kepada tim penilaian berbagai inovasi dan capaian tadi,” ujar Wawali Kadek Agus.

Ditambahkannya, meski ditengah situasi pandemi, Pemkot Denpasar berupaya semaksimal mungkin untuk tetap bergerak dalam prosesi pembangunan baik di bidang ekonomi, seni budaya, infrastruktur dan lainnya.

“Terkait kondisi Covid -19 di Kota Denpasar dari dua setengah bulan lalu masih diangka 700 kasus kini sudah turun ke angka 114 kasus, dan semoga target beberapa minggu kedepan turun ke kisaran angka 2 digit kasus dapat tercapai karena wilayah Denpasar sudah masuk zona orange,” katanya.

Lebih lanjut Kadek Agus menyampaikan penanganan covid-19 saat ini bisa dibilang adalah pondasi kunci pembangunan masyarakat desa, karena pembangunan secara fisik juga harus beriringan dengan kesehatan masyarakat terutama menyangkut penanganan covid-19 dimasa pandemi ini.

Sementara, Ketua Tim Penilai, Putu Anom Agustina menyebut yang menjadi poin utama dari penilaian lomba desa tingkat provinsi Bali ini adalah sejauh mana inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa dapat diterima dan dijalankan oleh masyarakat desa.

“Tentu evaluasi dari inovasi itu menjadi fokus kami. Apalagi di masa pandemi ini anggaran dan rancang pembangunan Desa serapannya menjadi lebih terpusat, tepat guna dan sasaran daripada sebelumnya. Saya melihat Desa Kesiman Kertalangu sendiri sudah siap dilihat dari inovasi yang selama ini telah dilakukan” ungkapnya.

Sementara Perbekel Desa Kesiman Kertalangu I Made Suena menyebut berbagai inovasi telah diberdayakan di Desa Kesiman Kertalangu salah satunya adalah Wisata Edukasi Subak Teba Majalanguu dimana kami jadikan pusat edukasi plus wisata.

“Semoga inovasi dan capaian yang telah berjalan ini dapat terus menggerakan masyarakat desa kami dan juga mendukung pembangunan Kota Denpasar” ucap Suena. (Red/Ags/Hms).

JBM Denpasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here