JBM.co.id, Badung – Selama Operasi Ketupat Agung berlangsung di Polres Badung, ratusan kendaraan baik Roda 4 maupun Roda 2 di putar balik, lantaran tidak memenuhi persyaratan Mudik. Larangan Mudik yang di fokuskan oleh Operasi Kepolisian ini bertujuan untuk menekan arus Mudik, guna memutus mata rantai penyebaran Covid -19. Senin, (17/5).

“Data penyekatan Operasi Ketupat Agung 2021 atas kendaraan yang putar balik selama 11 hari (dari tgl 6 – 16 Mei 2021) dapat di rinci SBB : R2 : 31 kendaraan,  R4 : pribadi : 3 kendaraan, R4 box dan pickup : 46 kendaraan, Bus : 6 kendaraan total :117 Kendaraan (R2 : 31 dan R4 ; 86 red) yang diputar balik,” terang Kasatlantas Polres Badung AKP Aan Saputra, R.A, SIK, MH usai pimpin Ops penyekatan di Depan Pintu masuk Terminal Mengwi.

“Kendaraan yang diperiksa yakni dari 7.133 kendaraan, Roda : 2.936 kendaraan dan R4 : 4.197 kendaraan ada 117 kendaraan yang diputar balik selama 11 hari Ops,” Sambungnya.

Selain itu dalam menekan penyebaran Covid -19 di Bumi Keris ini, Polisi juga melaksanakan pemantauan dan Razia masker di kawasan wisata dan obyek-obyek vital yang rawan akan penyebaran Covid -19 serta menghimbau larangan Mudik di masjid-mesjid maupun di tempat-tempat umum.

“Untuk di penyekatan jalur arteri / jalur-jalur tikus, tidak ditemukan kendaraan yang dapat diduga akan melakukan Mudik Lebaran,” Pungkasnya. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here