Daerah

YLBH Garuda Kencana Indonesia Kab Buleleng Dampingi Klien Gelar Pemeriksan Setempat (PS) Oleh PN Singaraja

JBM.co.id, Singaraja – Pengadilan Negeri Singaraja melakukan gelar Pemeriksaan Setempat (PS) kasus Dugaan wan Prestasi atas Lahan milik MA, Jumat 7 Mei 2021

Menurut Ketua YLBH GARUDA KENCANA INDONESIA Kabupaten Buleleng, Jero Budi Hartawan,SH,CHT,CI didampingi Gede Armadayasa,SH bahwa Kegiatan PS ini merupakan permintaan dari penggugat yaitu …… melalui kuasa hukumnya.

“Kami hadir di sini mendampingi Klien kami sesuai Undangan Pengadilan Negeri Singaraja berdasarkan permintaan penggugat di pengadilan.

Kami hanya melihat kondisional di atas lahan yang diperkarakan saat ini,” kata Jero Budi Hartawan yang juga sebagai Advokat pada B&S Law Oficce yang beralamat di Jalan Pattimura 8 Singaraja.

Jero Budi menjelaskan upaya ini diharapkan dapat memberikan fakta baru untuk menambah keyakinan hakim, dalam mengambil putusan nantinya.

Dari informasi dikumpulkan di lapangan, PS diminta untuk dilakukan karena objek yang dijaminkan sebagai pinjaman di akui merupakan lahan yang sama dimana Lahan tersebut saat ini sudah menjadi milik orang lain melalui Transaksi Jual Beli yg sah sekitar bulan Oktober 2019 lalu yg dilakukan oleh Made Atmaja (pemilik lahan) dengan seorang pengusaha Properti di kantor Notaris yg sekarang menjadi tergugat , Sehingga pengadilan memandang perlu mengetahui kondisi sebenarnya.

Meski demikian, untuk pembuktian hal itu tetap dilakukan di ruang sidang pengadilan negeri Singaraja.

Putusan perkara dilakukan setelah selesai pembuktian dan kesimpulan dari kedua belah pihak, Dimana nanti dilanjutkan persidangannya tanggal 27 Mei 2021.

Pada Kesempatan itu pula bahwa Kuasa Hukum Tergugat, Jero Budi Hartawan,SH dan I Gusti Lanang Iriana, SH menolak Hasil PS tersebut mengingat Luas Lahan pada Gugatan hanya 2000 M2 sedangkan Lahan yang menjadi obyek PS itu berjumlah 5000 M2.

Disamping itu , Lahan yang disengketakan itu Sah Kepemilikannya sudah berpindah tangan melalui proses Transaksi Jual Beli yang Sah pula bahkan berisi pernyataan penjual kalau tidak ada sangkutan Hutang piutang baik secara perorangan maupun perusahaan terbukti setelah Pembeli memberikan uang kepada Made Atmaja untuk melunasi Hutang nya di LPD sejumlah 28 juta, penjual dan juga dari pihak Pembeli langsung membawa sertifikat aslinya ke Notaris untuk transaksi jual beli tanpa ada hambatan dari pihak manapun.

Sementara itu Kuasa Hukum Penggugat, mengatakan bahwa Perkara yang diajukan yaitu gugatan perdata wanprestasi bukan perbuatan melawan Hukum. (Red/Jbm)

Related Articles

3 Comments

  1. 683161 958592Genuinely fighter messages are supposed to amuse offer praise into the groom and bride. Very first time audio system watching over the top places should also remember you see, the senior guideline with the speaking, which is your specific person. best man speeches brother 269335

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button