“Dwik” Anak Buruh Suun dan Tukang Parkir Jadi Lulusan Terbaik

JBM.co.id, Denpasar – Berita suka cita datang dari anak buruh serabutan (Tukang Suun) (Ibu) di Pasar Umum Negara dan Tukang Parkir (ayah) di Pasar Umum Jembrana, yang memperoleh gelar Sarjana Sains (S.Si), sekaligus sebagai lulusan terbaik, dalam acara Yudisum ke-33, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Hindu Indonesia (FTIS UNHI) Denpasar, bertempat di Aula Rektorat Lantai III Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Rabu (28/4/2021).

 

Pelepasan Yudisiawan dan Yudisiawati dalam acara Yudisium FTIS UNHI Denpasar, yang ke-33 ini, dihadiri oleh Dekan FTIS UNHI Denpassr, Dr. I Nyoman Arsana,S.Si., M.Si., Wakil Dekan, Dr. Drs. I Wayan Suarda, M.Pd., Ketua Program Studi Biologi, Ni Luh Gede Sudaryati,S.Si., M.Si., Ketua Program Studi Sistem Informasi, Kadek Oki Sanjaya, S.Pd.,M.Kom., dan Sekretaris Program Studi Biologi, Dr. I Wayan Wahyudi, S.Si., M.Si., serta seluruh dosen, staf dan pegawai di lingkungan Fakultas Teknologi Informasi dan Sains Universitas Hindu Indonesia (FTIS UNHI) Denpasar. Yudisium ini, berlangsung lancar, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat.

Dalam sambutannya, Dekan FTIS UNHI Denpasar, Dr. I Nyoman Arsana, S.Si.,M.Si., menyampaikan bahwa, mahasiswa Program Studi Biologi, seluruhnya, telah memiliki pekerjaan dan memperoleh pekerjaan, sebelum dinyatakan lulus di Fakultas Teknologi Informasi dan Sains dan lulusan program Studi Biologi memperoleh nilai IPK (Indeks Prestasi Komulatif) diatas rata- rata, yang mengartikan mahasiswanya, mampu bersaing dengan universitas lainnya di Indonesia.

Lebih lanjut, dijelaskannya, Masa Studi Relatif bervariasi dan tercepat, pada masa studi 3 tahun 5 bulan serta banyak prestasi yang telah dicetak, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satunya, mahasiswa kami “Dwik” yang rajin membawa prestasi pulang ke kampus tercinta. Semoga kedepannya, lebih banyak lagi prestasi yang kami dapat peroleh serta meningkatkan kualitas dari lulusan kami,” ungkapnya.

I Made Dwi Mertha Adnyana atau sering di panggil “Dwik” adalah Pria kelahiran Negara, 30 Juli 1998, yang saat ini, telah dinyatakan lulus di Program Studi Biologi, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains Universitas Hindu Indonesia, dengan Predikat Cumlaude (3.82).

Pria yang energik, selalu semangat dan tentunya menginspirasi ini, memiliki segudang prestasi, baik ditingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Pada tahun 2021, Dwik memperoleh “Gold Medal” kategori “Enviromental Science”, dalam Acara “Internasional Project Fair” (IPF), yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Rusia di Kazakhtan, Russia.

Tidak hanya itu, Dwik juga memperoleh “Honorable Mention”, dalam acara “Online Science Project Competition”(OSPC), yang dilaksanakan di Jakarta.

“Meskipun mengikuti kegiatan kejuaraan melalui sistem daring, namun, tidak menyurutkan semangatnya, untuk harus mendapat juara karena, saya tidak hanya membawa nama baik diri sendiri, tetapi mambawa nama baik program studi, fakultas dan tentunya universitas tempat saya menimba ilmu,” ucap Dwik.

“Lebih lanjut, Dwik yang mulai kuliah pada tahun 2017 ini, mengungkapkan, telah menghasilkan 53 prestasi antara lain, 44 juara karya tulis ilmiah di tingkat nasional dan 9 juara kepenulisan dan keilmiahan di tingkat internasional seperti, Ivent JDIE (Tokyo, japan), WICE (Malaysia), OCIIP (Nigeria, Africa), TID (Thailand)dan lainnya.

Pria ini aktif sebagai perias pengantin (MUA), disela-sela kesibukannya, imbuhnya, untuk memperoleh tambahan penghasilan.

Dwik juga aktif di berbagai kegiatan organisasi kampus dan jabatan terakhir sebagai Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Sains serta Bupati Himpunan Mahasiswa Biologi.

Dwik juga sering menjadi pemateri di berbagai event, yang memberikan materi tentang tips dan trik mengikuti kegiatan LKTI di tingkat nasional dan internasional. Pria kelahiran jembrana ini, bahkan, memperoleh beasiswa Bidikmisi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Bahkan, Dwik berpesan, “Tidak ada yang tidak bisa kuliah”, karena pemerintah di indonesia telah memberikan banyak fasilitas beasiswa, untuk putra dan putri terbaik di indonesia. “Jadi, jangan ragu untuk kuliah,” pintanya.

“Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan – rekan dan dosen di Program Studi Biologi yang telah menghantarkan saya sampai di titik ini,” tutur Dwik.

Pria yang menjadi Mahasiswa Berprestasi (MAPRES) Utama UNHI tahun 2019 dan Duta Generasi Berencana (GenRe) 2 ini, menyampaikan, memilih Universitas Hindu Indonesia (UNHI) menjadi wadah dan tempat yang tepat, karena tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga memperdalam kemampuan di bidang keagamaan.

UNHI tidak hanya memiliki Program Studi berbasis Keagamaan, tetapi juga memiliki Program Studi Biologi dan Program Studi Sistem Informasi, yang berada dibawah Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, yang telah memperoleh Akreditasi B (Biologi) dan Terakreditasi (Sistem Informasi) oleh BAN-PT.,” paparnya.

“Program Sudi Biologi UNHI juga memiliki profil kerja yang sangat luas, tidak hanya sebagai akademisi, peneliti, guru, dan tenaga ahli laboratorium, tetapi dapat mengembangkan usaha di bidang biologi (Bioentrepreneur),” tandas Dwik.

“Prodi yang mengemban Visi “Menjadi Program Studi Unggulan Berskala Nasional”, dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui kajian biodiversitas dalam menghasilkan lulusan yang profesional dan berwawasan budaya, terus meningkatkan kapasitas serta kualitas lulusannya, agar selalu diserap oleh dunia kerja dan mampu membuka lapangan pekerjaan secara mandiri,” pungkasnya. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here