JBM.co.id, Karangasem – Kegiatan rapat pembahasan MOU (Memorandum Of Understanding) dan PKS (Perjanjian Kerjasama) antar instansi dilaksanakan di Kantor Sekda Kabupaten Karangasem, pada Rabu, (28/4/21).

Dalam rapat tersebut hadir Asisten 1 Kabupaten Karangasem I Wayan Purna, Kabag Pemerintahan Kabupaten Karangasem I Made Suartana, Kadis Kominfo Kabupaten Karangasem I Wayan Daging, Kasat Reskrim Polres Karangasem, Kasi Pidum Kejari Karangasem, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Amlapura, serta Irda dan Bappeda.

Rapat dibuka oleh Asisten 1 I Wayan Purna, dalam kesempatannya menyampaikan apresiasi terkait MOU tersebut karena dalka penegakan hukum di Karangasem.

“MOU sifatnya umum, nanti akan diikat dengan PKS (Perjanjian Kerjasama, Red), sehingga ada tugas ke OPD, terkait aplikasi bisa dibuat oleh tenaga fungsional dari Kominfo”, ujar Wayan Purna.

Ditempat yang sama, Kabag Pemerintahan menilai rapat tersebut memang harus dilaksanakan sebagai dasar formal, “terkait pasal per pasal akan dibahas bersama dengan pembuat MOU dan setelah disepakati nanti akan dilaporkan ke pimpinan”, jelas Made Suartana.

Disamping itu Kadis Kominfo juga menambahkan maksud tujuan dari MOU dan PKS yang diselenggarakan.

“Maksud dan tujuan MOU ini untuk pemanfaatan IT berkaitan dengan percepatan proses hukum, secara umum yang masih dibahas mengenai pembiayaan, terutama biaya pemeliharaan yang mana server merupakan milik kejaksaan”, tambah I Wayan Daging.

Hasil pembahasan rapat tersebut mengenai pengertian ISCJS agar di perbaharui, aplikasi agar segera diselesaikan sehingga MOU bisa ditandatangani sekaligus launching aplikasi.

Pengajuan surat dari masing-masing instansi dalam pembuatan aplikasi per tgl 28 April 2021 ke Bupati Karangasem Cq Sekda dan dalam pembuatan MOU sesuai permendagri No. 22 th 2020.

MOU dan PKS akan digabung sebagai plan B. Namun bila plan B akan dipakai maka surat dari masing-masing instansi tidak perlu. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here