JBM.co.id, Denpasar -Dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali, Rabu 28 April 2021 dibacakan oleh A.A Ngurah Adi  Ardhana, ST. (selaku koordinator  Pembahasan RAPERDA).

Dalam kesempatan yang baik A.A. Ngurah  Adhi Ardhana, ST. mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan yang baru saja berlalu, dan selamat melaksanakan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan bagi umat Islam yang menjalaninya.

Semoga semua amalan dan ibadah kita, senantiasa dianugerahi energi positif dalam membangun Bali ke depan. Kami juga mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah KRI Nanggala 402 di perairan laut Bali Utara dan meninggalnya Brigjen TNI I Gst Putu Danny Nugraha Karya dan Anggota Brimob Bharada I Komang Wiranatha di Papua, semoga para Patriot sejati pembela tanah air itu senantiasa mendapat tempat yang layak sesuai dengan amal bhaktinya.

“Tak lupa kami juga, sekali lagi memberikan apresiasi kepada Gubernur Bali beserta jajarannya, karena sesuai dengan pidato Bapak Presiden Republik Indonesia dalam kunjungannya baru-baru ini ke Bali, telah ada signal yang kuat bahwa Kepariwisataan Bali akan mulai diujicobakan sekitar bulan Juni tahun ini.

Kalau sebelumnya Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, Tabanan dan Buleleng masih masuk dalam kategori Zona Merah, namun berdasarkan Laporan Harian Zonasi Covid-19 per tanggal 24 April 2021 kesembilan Kabupaten/ Kota di Bali sudah berwarna Orange dengan status Risiko Sedang.

Meskipun demikian, kami mengingatkan juga terkait dengan kebijakan Vaksinasi agar lebih mengoptimalkan peranan Pemprov. Bali dalam pelaksanaannya.

Selain sebagai pengarah pendistribusian, juga dapat mengambil peranan penting sebagai pelapis (substitusi) apabila terjadi keterlambatan atau pun kendala-kendala di lapangan dalam proses Vaksinasi.

Menindaklanjuti masukan Gubernur Bali yang disampaikan dalam Rapat Paripurna tentang Pendapat Gubernur Bali terkait Raperda Inisiatif Dewan tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, pada hari Kamis 8 April 2021, yang sudah ditanggapi oleh Fraksi/ Dewan pada hari Senin, 19 April 2021, pada bagian yang masih memerlukan klarifikasi dan harmonisasi sudah kami konsultasikan dan diterima langsung oleh Direktur Pendapatan Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri RI, bapak Dr. Drs. Hendriwan, M.Si dan beberapa staf, dengan jawaban tertulis dan hasil diskusi.

Akhirnya, setelah melalui tahapan pembahasan, rapat kerja, memberi tanggapan atas pendapat Gubernur dan konsultasi ke Ditjen Bina Keuda Kemendagri RI, maka dengan ini DPRD Provinsi Bali sepakat untuk menetapkan Raperda Inisiatif Dewan tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha menjadi Peraturan Daerah. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here