JBM.co.id, Singaraja – Wakil Ketua DPRD Buleleng Ketut Susila Umbara menyoroti penanganan banjir di wilayah perkotaan Singaraja. Pun, penegakan izin terhadap keberadaan Toko Modern di Kabupaten Buleleng.

Menurutnya, banjir kerap terjadi setiap tahun menggenangi sejumlah titik di wilayah Kota Singaraja.

“Seperti di wilayah Kelurahan Kampung Anyar beberapa waktu lalu. Nantinya, kita (DPRD Buleleng) meminta dinas terkait memberikan kajian. Ya, penyebabnya itu apa? Supaya kita bisa segera melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan,” terangnya.

Kemudian, soal izin Toko Modern dan Pasar Modern, pihaknya meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar lebih tegas melakukan penindakan.

“Jika melanggar, terlebih tidak mengantongi izin, aturannya (Perda) kan sudah jelas. Kita minta petugas lebih tegas lagi,” imbuhnya.

Terkait dana talangan pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat yang belum tercover JKN-KIS, pihaknya sudah melakukan konsultasi kepada BPK Republik Indonesia Perwakilan Denpasar.

“Hasilnya, diperkenankan sepanjang untuk pelayanan kesehatan sebagai hak dasar setiap warga masyarakat,” ungkapnya.

Penyempurnaan rekomendasi ini, selanjutnya akan di sampaikan kepada pemerintah daerah melalui rapat paripurna.

“Ya, sesuai amanat PP No. 13 Tahun 2019 khusunya pasal 20 ayat 1, dewan Buleleng telah melakukan pembahasan dan merancang rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Buleleng Tahun 2020, sebagai catatan dan masukan untuk perbaikan kinerja pemerintah daerah pada tahun anggaran berikutnya,” tandasnya. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here