JBM.co.id, Denpasar – Irawati Jendra Ucapkan Terima Kasih, Sai Rescue SSG Denpasar Dipercaya sebagai Tuan Rumah untuk Kedua Kalinya

Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), yang jatuh setiap tanggal 26 Apri 2021, Sai Rescue SSG (Sai Study Group) Denpasar dipercaya dan mendapatkan kehormatan sebagai tuan rumah, untuk kedua kalinya.

Acara ini, dilakukan, dalam rangka membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana, sekaligus upaya menggalang sinergitas antar relawan dan organisasi, yang tergabung dalam “Forum Relawan Penanggulangan Bencana Provinsi Bali, yang salah satunya, ikut serta Sai Rescue SSG (Sai Study Group) Denpasar.

Ketua SSG (Sai Study Group) Denpasar, Ni Putu Ira Indrawati Jendra mengucapkan rasa syukurnya, bahwa Sai Rescue SSG Denpasar, kembali mendapat kepercayaan dan kehormatan sebagai tuan rumah untuk kedua kalinya, setelah acara lokakarya yang diadakan tanggal 16-17 April 2021 di tempat ini,” ungkapnya.

“Kembali saat ini, kami dipercayai dan diberikan kehormatan sebagai tuan rumah, dalam rangka kegiatan apel siaga hari Kesiapsiagaan Bencana Provinsi Bali, yang juga sebagai momentum hari bumi, 22 April 2021,” ujarnya.

Selanjutnya, Indrawati Jendra mengucapkan terima kasih, karena selalu diberikan kesempatan, untuk bersinergi dan bekerjasama, bahkan, diberikan ruang untuk belajar, sesuai dengan nama organisasinya, yaitu Study Sai, yang setiap saat dan kesempatan, melalui Forum Relawan oleh BPBD Bali, selalu siap siaga dalam segala kegiatan yang diberikannya,” bebernya.

Selain itu, imbuhnya, acara ini, juga sebagai rangkaian momentum hari bumi, yang jatuh setiap tanggal 22 April 2021, dengan diadakannya penanaman pohon di sekitaran aliran sungai Bantas,” ungkapnya.

“Ini merupakan tindak lanjut dari rasa syukur kita kepada Tuhan, untuk selalu menjaga alam kita, karena, prinsipnya, “Kita jaga alam, alam jaga kita”, dan menjadi barometer dalam kehidupan kita sehari-hari,” tegasnya.

Sementara, Kalaksa BPBD (Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Bali, I Made Rentin menyatakan, bahwa Bali telah menetapkan hari simulasi bencana, tiap bulan, setiap tanggal 26.

“Jadi, harapan kami, dari pemerintah daerah provinsi Bali melalui BPBD, semua komponen masyarakat, lebih-lebih lembaga pemerintah, lembaga swasta, termasuk komponen adat, “Mari secara bersama-sama, tiap tanggal 26, kita melakukan simulasi,” pintanya.

Dijelaskannya, esensi simulasi adalah melatih diri dan melatih kesiapan, baik personel, peralatan maupun perawatan, dalam rangka mengantisipasi segala kemungkinan bencana, yang bisa saja terjadi di Provinsi Bali,” ujarnya.

“Dari sisi peralatan, kami didukung segenap jajaran, termasuk support rekan-rekan dari Forum Relawan yang sangat membantu kami, dari sisi untuk kesiapan peralatan, termasuk dukungan personel dari rekan-rekan relawan,” ungkapnya.

“Program kami sejalan dengan Sai Rescue SSG Denpasar, yang merupakan salah satu bidang organisasi Sai Study Group, dengan visi misinya, yaitu 3 Wing, meliputi pendidikan, sosial serta kemanusiaan dan spiritual, yang mengedepankan budi pekerti, untuk meningkatkan spiritualitas.

Selain itu, juga menjadi barometer kehidupannya, yang selalu menjaga alam semesta, yang dengan semangatnya, menyebutkan “Kita jaga alam, alam jaga kita,” tutupnya. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here