JBM.co.id, Klungkung – Senin 19/4/2021 bertempat di gedung DPRD Kab Klungkung diadakan rapat koordinasi antara DPRD Kab Klungkung dengan Dinas Koprasi Kab Klungkung.

Dalam rapat ini di pimpin oleh ketua DPRD, Anak Agung Gde Anom, S.H., dan wakil ketua I Wayan Baru, S.Sos., anggota komisi, dan di hadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung, I Wayan Ardiasa beserta staf.

Kadis koprasi, UKM dan Perdagangan memberikan pemaparan mengenai UMKM yang terdapat di Kab Klungkung. Di kab Klungkung jumlah UMKM 35.792 UMKM, menurut UU No 20 tahun 2018 terdapat tiga kategori yaitu mikro, kecil dan menengah, merujuk dari UU No 20 tahun 2018 ini UMKM di kab Klungkung dapat di kategorikan untuk mikro terdapat 35,512 umkm, untuk kecil terdapat 2,22 umkm dan untuk menengah terdapat 58 UMKM.

Untuk sebarannya yang paling terbanyak terdapat di kecamatan Banjarangkan sebanyak 33% / 12.536, yang kedua di kecamatan Nusa Penida sebanyak 18,25% / 10.860, yang ketiga di kecamatan dawan 16,3% / 6.532 dan kecamatan Dawan sebanyak 16,3% / 5.864 umkm.

Dari semua umkm ini sudah di fasilitasi untuk mengikuti promosi di luar daerah, dari target untuk promosi sebanyak 7.268 tetapi terealisasi sampai dengan 31 Desember 2020 hanya 1.21 / 1,6% dari target.

Untuk perijinan sendiri dari usaha mikro baru 1.355, yang belum berijin mencapai 34.154 untuk usaha kecil dari 2.22 sudah semua mengantongi ijin sedangkan usaha menengah dari 58 juga sudah semua mengantongi ijin usaha.

Tanggapan dari ketua dewan Anak Agung Gde Anom, S.H. mengenai pemaparan ini, “kedepannya bagaimana dinas koperasi untuk menyusun program pekerjaan dibidang anggaran agar betul betul memperhatikan satu sama yang lain, agar umkm ini menjadi ujung tombak perekonomian bagi masyarakat kecil”. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here