JBM.co.id, klungkung – Tembok sebelah selatan dari Gedung Pemuda milik KNPI Kab. Klungkung yang menuju akses pintu keluar diketahui jebol pada senin (12/4) malam oleh Ketua DPD KNPI Kab. Klungkung A.A. Gede Utama Indra Prayoga dan salah satu pengurus lainnya.

Tembok yang jebol ini bersebelahan dengan tembok TK Dharma Wanita atau yang sekarang sering disebut TK Negeri Gema Santi.

Diketahuinya jebol, waktu itu oleh A.A. Gede Utama Indra Prayoga ketua DPD KNPI dan salah satu pengurus lewat  disebelah barat gedung, kebetulan sebelah baratnya itu akses jalan keluar dari gedung.

Jadi dari jalan raya besar itu keliatan waktu itu alat berat sudah masuk. Tapi tembok TK masih aman baik dari sisi utara maupun baratnya, dilihat lebih dekat bagaimana alat berat milik CV. Krisna Yudha itu masuk, ternyata menjebol tembok Gedung Pemuda sebelah selatan dan masuknya lewat pintu keluar dari Gedung Pemuda tersebut tanpa sepengetahuan.

“Pembicaraan penjebolan tembok ini tidak pernah terjadi antara CV. Krisna Yudha dengan KNPI maupun Dinas terkait dengan KNPI. Jadi pihak KNPI merasa keberatan karena alat berat tersebut bisa masuk tapi mengapa menjebol yang bukan miliknya” ucap Gung Indra.

Dikonfirmasi besoknya oleh Ketua KNPI A.A. Gede Utama Indra Prayoga kepada pihak yang mempunyai alat berat, ternyata pihak yang mempunyai alat berat mendapat ijin menjebol dari Dinas Pendidikan yang mana dikatakan saat itu ada dari pihak dinas yang disebutkan sebagai PPTK menemani.

Tapi dari pihak KNPI tidak ada dan tidak tau menau.

Padahal pihak KNPI sampai saat ini masih mempertanggung jawabkan aset tersebut sesuai dengan nomor sertifikat 22.06.01.11.4.00044

Sampai saat berita ini dimuatpun pihak KNPI tidak menerima surat resmi dari pihak manapun terkait penjebolan tembok tersebut, baik bagaimana maksudnya dan untuk apa.

Sampai-sampai pihak KNPI bingung terhadap jalannya birokrasi di Klungkung. Pihak Dinas terkait ada di lokasi dan memberi akses untuk menjebol tapi tidak sepengetahuan pihak KNPI.

A.A. Gede Utama Indra Prayoga ketua KNPI Kab. Klungkung pun disini menyebutkan atas kejadian ini pihaknya akan bersurat resmi karena kepada pihak yang memang mengawasi jalannya pembangunan di Kab. Klungkung. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here