JBM.co.id, Denpasar – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi karya Film Gases Bali, yang berjudul “Kapandung, A Stolen Life”, sebagai suatu keberanian para seniman Bali, khususnya seniman tradisi, melahirkan karya film, bernuansa khas seni dan budaya Bali.

“Kami dari Pemerintah Kota Denpasar mengapresiasi terhadap karya seni dan pastinya mendukung sepenuhnya, apalagi ini, sangat komitmen dengan Visi kita, menjadikan Denpasar, sebagai Kota yang berbasis budaya,” kata Walikota Jaya Negara.

 

Film karya Gases Film berjudul “Kapandung A Stolen Life” diputar perdana di gedung bioskop, Mini Theater, gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Lumintang, Denpasar, pada hari Minggu (11/4/21).

“Hal ini, menjadikan pusat edukasi pelestarian budaya dan memperkenalkan budaya yang kita miliki serta memberikan ruang bagi anak muda Bali, dalam pembentukan karakternya,” jelas Walikota Jaya Negara.

Sementara, Executive Producer & Story, Dr. Komang Indra Wirawan,S.Sn.,M.Fil.H., atau biasa dipanggil Komang Indra Gases, didampingi Director, Johan Wahyudi menjelaskan, latar belakang pembuatan film “Kapandung ini, tentu didasari atas semangat berkreativitas dan berupaya memantik semangat perfilman lokal untuk selalu berkarya,” bebernya.

Lebih lanjut, dikatakan Komang Indra Gases, bahwa Film “Kapandung didasarkan atas kisah nyata terkait tradisi ilmu leluhur, yang bernuansa filosofi spiritual. Ini merupakan karya film kedua Gases Film, setelah karya “Nyungsang”,” ungkapnya.

“Film Kapandung merupakan salah satu inovasi dalam pelestarian budaya, sekaligus menepis anggapan seniman tradisi, tidak bisa bersaing di ranah digital. Bahkan, dirinya berharap, bisa bersaing di ranah Nasional dan juga Internasional.

“Kami berharap, sineas Bali, khususnya para pelaku perfilman mampu bersaing dalam situasi apapun,” ujar Komang Indra Gases.

Sementara, Walikota Jaya Negara menilai Karya Film “Kapandung, juga turut merealisasikan konsep program Pemkot Denpasar dengan Visi, Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan.

Lebih lanjut, Walikota Jaya Negara berharap, Karya Film Kapandung bisa menembus Jakarta, agar karya sineas Bali bisa diputar tidak hanya di Jakarta dan Bali saja, akan tetapi bisa ditayangkan di bioskop seluruh Indonesia, bahkan tayang hingga keluar negeri,” pungkasnya.Walikota Jaya Negara Mengapresiasi Karya Gases Film “Kapandung A Stolen Life”

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi karya Film Gases Bali, yang berjudul “Kapandung, A Stolen Life”, sebagai suatu keberanian para seniman Bali, khususnya seniman tradisi, melahirkan karya film, bernuansa khas seni dan budaya Bali.

“Kami dari Pemerintah Kota Denpasar mengapresiasi terhadap karya seni dan pastinya mendukung sepenuhnya, apalagi ini, sangat komitmen dengan Visi kita, menjadikan Denpasar, sebagai Kota yang berbasis budaya,” kata Walikota Jaya Negara.

Film karya Gases Film berjudul “Kapandung A Stolen Life” diputar perdana di gedung bioskop, Mini Theater, gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Lumintang, Denpasar, pada hari Minggu (11/4/21).

“Hal ini, menjadikan pusat edukasi pelestarian budaya dan memperkenalkan budaya yang kita miliki serta memberikan ruang bagi anak muda Bali, dalam pembentukan karakternya,” jelas Walikota Jaya Negara.

Sementara, Executive Producer & Story, Dr. Komang Indra Wirawan,S.Sn.,M.Fil.H., atau biasa dipanggil Komang Indra Gases, didampingi Director, Johan Wahyudi menjelaskan, latar belakang pembuatan film “Kapandung ini, tentu didasari atas semangat berkreativitas dan berupaya memantik semangat perfilman lokal untuk selalu berkarya,” bebernya.

Lebih lanjut, dikatakan Komang Indra Gases, bahwa Film “Kapandung didasarkan atas kisah nyata terkait tradisi ilmu leluhur, yang bernuansa filosofi spiritual. Ini merupakan karya film kedua Gases Film, setelah karya “Nyungsang”,” ungkapnya.

“Film Kapandung merupakan salah satu inovasi dalam pelestarian budaya, sekaligus menepis anggapan seniman tradisi, tidak bisa bersaing di ranah digital. Bahkan, dirinya berharap, bisa bersaing di ranah Nasional dan juga Internasional.

“Kami berharap, sineas Bali, khususnya para pelaku perfilman mampu bersaing dalam situasi apapun,” ujar Komang Indra Gases.

 

Sementara, Walikota Jaya Negara menilai Karya Film “Kapandung, juga turut merealisasikan konsep program Pemkot Denpasar dengan Visi, Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan.

Lebih lanjut, Walikota Jaya Negara berharap, Karya Film Kapandung bisa menembus Jakarta, agar karya sineas Bali bisa diputar tidak hanya di Jakarta dan Bali saja, akan tetapi bisa ditayangkan di bioskop seluruh Indonesia, bahkan tayang hingga keluar negeri,” pungkasnya. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here