JBM.co.id – Ampar Junporn (40), salah seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di Rudenim, sejak tanggal 9 Maret 2021. Perempuan kelahiran Prachin Buri, 11 Juni 1981 ini, diketahui berasal dari Negara Thailand.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Bali, Jamaruli Manihuruk, menyatakan, perempuan kelahiran Prachin Buri, Thailand ini, datang ke Indonesia, tanggal 6 November 2010.

Lebih lanjut, Kakanwil Jamaruli Manihuruk menjelaskan, karena Ampar Junporn terlibat kasus Narkotika dan ditahan di Lapas Perempuan, yang akhirnya bebas, tanggal 21 Pebruari 2021.

Selanjutnya, lepasan Lapas Perempuan tersebut, ditahan di Rudenim, Denpasar, sejak tanggal 9 Maret 2021.

Warga Negara Thailand ini, juga melanggar aturan Keimigrasian dan dikenakan pasal 75 UU RI no.6/2011 tentang Keimigrasian,” ungkap Kakanwil Jamaruli Manihuruk.

Lebih lanjut, Kakanwil Jamaruli Manihuruk menerangkan, bahwa Warga Negara Thailand ini, menjalani pemeriksaan kesehatan Swab Antigen Test, pada hari Rabu (7/4/21).

Selanjutnya, Ampar dideportasi lewat TPI Soekarno-Hatta, pukul 09.35 WIB, dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, GA 866,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut, Ampar Junporn mengucapkan terima kasih tak terhingga, karena di Lapas Perempuan telah diperlakukan dengan baik, hingga akhirnya, sekarang bebas dan dikembalikan ke Negara Asalnya, Thailand.

“Saya mau bilang makasi, untuk semua di Indonesia. Ya harus saya akui, semua bagus disana. Bantu saya untuk sampai pulang. Saya ucapkan terima kasih. Bye. Bye Indonesia,” tutup Ampar. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here