JBM.co.id, Tabanan – Perusahaan Umum Daerah memiliki posisi yang sangat strategis dan perlu dikawal keberadaannya, untuk mengoptimalkan potensi lokal daerah, yang memungkinkan, untuk dikembangkan, dalam meningkatkan perekonomian berbasis kerakyatan, melalui BUMDes, sehingga mampu mendongkrak peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.

Apalagi, Kabupaten Tabanan yang terdiri dari 133 Desa yang tersebar di 10 Kecamatan, memiliki potensi dan kearifan lokal yang begitu banyak dan beragam sehingga hal itu, harus betul-betul digali dan dikembangkan, secara optimal, melalui peranan Perusahaan Daerah, yang dalam hal Perusahaan Umun Daerah Dharma Santhika Kabupaten Tabanan.

Hal itu, ditegaskan oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM., saat melantik Direksi Perusahaan Umum Daerah Dharma Santhika (PUDDS), Kabupaten Tabanan di Wantilan Pura Luhur Batukau, Wangaya Gede, Penebel, Tabanan, Jumat, (9/4/21).

Turut hadir, saat itu, Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, SE, Sekda Tabanan, Asisten II dan beserta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Seperti yang diketahui bersama, bahwa kondisi PUDDS, sejak Tahun 2017, sudah diaktifkan kembali. Adapun filosofi dan tujuan dari mengaktifkan kembali PUDDS, yaitu untuk mengoptimalkan potensi lokal daerah, yang memungkinkan, untuk dikembangkan, dalam meningkatkan perekonomian berbasis kerakyatan, melalui BUMDes yang ada di Desa.

“Memperhatikan maksud dan tujuan yang sangat mulia dan strategis tersebut, maka “Saya harapkan kepada Direksi yang baru dilantik, untuk bekerja secara optimal dan berkoordinasi dengan institusi yang berkompeten, dalam pengelolaan perusahaan, sehingga PUDDS mempunyai arah yang pasti,” pinta Bupati Sanjaya.

Ia juga mengingatkan, segala sesuatunya harus jelas, yakni membuat program kerja, baik jangka pendek maupun menengah, mengkonsep program yang inovatif, dengan tetap memperhatikan potensi lokal yang ada, menjalin koordinasi dan komunikasi dengan BUMDes, mendata seluruh potensi yang ada dan termasuk solusi pengembangannya, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola PUDDS.

Karena bagaimanapun, penyertaan modal yang sudah diberikan sebesar Rp. 14.000.000.000,- (Empat Belas Miliar Rupiah), bisa dipergunakan dengan baik dan mengikuti aturan yang berlaku, sehingga, bisa berkembang dan nantinya, memberikan kontribusi, dalam menyejahterakan masyarakat, bahkan memberikan keuntungan bagi PAD Kabupaten Tabanan.

Bupati Sanjaya juga mencotohkan, salah satu contoh kecil potensi di Tabanan, yakni air. Ia menegaskan, kenapa air itu, tidak dimanfaatkan menjadi sebuah produk dengan “Branded” ciri khas Tabanan.

Begitupun, dengan banyaknya lahan dengan keindahan alamnya, sangat memungkinkan untuk dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat Tabanan. Bupati Sanjaya berharap, Perusda mampu memunculkan inovasinya, bahkan mewujudkan contoh kecil tersebut.

 

 

“Saya selaku KPM atau Pemilik Modal, mengharapkan, agar PUDDS dapat berkembang sesuai dengan yang kita harapkan bersama, dibawah kendali Direksi baru. Tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih banyak kepada Dewan Pengawas dan Direksi yang sudah mengabdi sebelumnya,” imbuh Bupati Sanjaya.

Pada kesempatan itu, sebelum melakukan pelantikan secara resmi, Bupati Sanjaya beserta rombongan dan Direksi beserta jajaran PUDDS melakukan persembahyangan bersama di Pura Luhur Batukau, yang dipimpin oleh Sulinggih atau Pemangku Pura setempat.

Berita acara pengambilan Sumpah Jabatan Direksi PUDDS, Nomor :884/1112/Perekonomian, ditandatangani oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya selaku KPM, telah mengambil sumpah Direksi PUDDS, atas nama Kompiang Gede Pasek Wedha selaku Direktur Utama, I Ketut Arjawa (Direktur Umum), I Putu Anom Artadana (Direktur Bisnis) dan disaksikan oleh 2 orang saksi, yakni AA. Gede Dalem Trisna Ngurah dan I Gusti Putu Ekayana, serta didampingi seorang rohaniawan, I Wayan Arya Prasta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here