JBM.co.id, Denpasar – Menindaklanjuti laporan dari Satpol PP Kota Denpasar melalui Kepala Satuan Pol PP, Dewa Anom Sayoga bahwa telah diamankan satu orang WNA yang patut diduga
berkewarganegaraan India, yang terindikasi mengganggu ketertiban Umum (Pemalakan) di Kota Denpasar.

Pada hari Senin, tanggal 5 April 2021 telah diamankan WNA dari Jalan Sudirman
Kota Denpasar, untuk dimintai keterangan di Mako Satpol PP, Jl. Kecubung 1 no 4, Kota
Denpasar, perihal kegiatan dan keberadaannya, selama berada di Indonesia.

Melalui pemeriksaan Satpol PP, yang bersangkutan, patut diduga, melanggar Perda Nomor 1 tahun 2015 tentang Trantibum.

Tim Inteldakim melakukan pemeriksaan melalui sistem Keimigrasian dan didapati data, sebagai berikut:

Nama : PRADEEP KUMAR X. (Lk)
Tempat/Tgl. Lahir : India, 21 Juni 1970
Kebangsaan : India
Masa Berlaku Paspor : sampai dengan 23 Maret 2026
Ijin Tinggal : BVK berlaku sampai dengan 17 Maret 2020
Overstay : 183 hari

Menurut informasi yang diterima tim, bahwa yang bersangkutan, pada tahun 2011, pernah dideportasi dari
Amerika Serikat.

Pada pukul 14.30 WITA atas laporan tersebut, tim bergerak menuju Satpol PP Kota Denpasar, guna melakukan penjemputan terhadap 1 (satu) orang Warga Negara India tersebut.

Setibanya di lokasi, tim disambut oleh perwakilan dari Satpol PP Kota Denpasar, dengan langsung melakukan protap pencegahan Covid-19, dengan melakukan pengukuran suhu, cuci tangan dan kemudian dilanjutkan dengan bertemu Warga Negara India tersebut,
serta dilakukan pengecekan identitas. Tim kemudian membawa Warga Negara India tersebut ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian dan Surat Serah Terima dari Satpol PP Denpasar, yang bersangkutan masuk wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, pada tanggal 18 Februari 2020, dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan, dengan Alamat Sementara di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Jalan D.I Pandjaitan No.3, Renon, Kota Denpasar, Provinsi Bali.

Yang bersangkutan ditemukan dan diamankan oleh Satpol PP Kota Denpasar di Seputaran Jalan Jend. Sudirman, Denpasar, serta melanggar Perda Nomor 7 Tahun 2016, tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, sebagaimana disebutkan, pada Surat Pengantar dari Satpol PP Kota Denpasar, Nomor 462.1/473/Sat Pol PP, tanggal 06 April 2021.

Mengingat butir – butir pendapat tersebut diatas, maka Pradeep Kumar X., terbukti secara sah dan meyakinkan telah melewati masa izin tinggal yang diberikan lebih dari 60 (enam puluh) hari dan terhadap yang bersangkutan dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian berupa keharusan untuk bertempat tinggal di suatu tempat tertentu di Wilayah Indonesia (Rumah Detensi Imigrasi), dikarenakan yang bersangkutan, belum memiliki cukup biaya, untuk membeli
tiket kembali ke Negara asalnya dan belum tersedianya alat angkut menuju asalnya.

Pada hari Kamis, tanggal 8 April 2021, dilakukan kegiatan pengawalan 1 (satu) orang asing, berkewarganegaraan India dari Kanim Kelas I TPI Denpasar ke Rudenim Denpasar yang beralamat di Jl. Raya Uluwatu No. 108, Jimbaran, Badung.

Kegiatan ini, merupakan kelanjutan
dari kegiatan dan pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap orang asing berkewarganegaraan India yang berada dalam Wilayah Indonesia, lebih dari 60 (enam puluh) hari dari batas waktu
izin tinggalnya, sesuai Pasal 78 ayat (3) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Pada pukul 12.00 WITA, tim menuju Rudenim Denpasar.

Setibanya di lokasi disambut oleh karyawan Rudenim, dengan langsung melakukan protap pencegahan Covid-19 dengan melakukan pengukuran suhu dan cuci tangan, yang selanjutnya diterima oleh karyawan Rudenim, untuk dilanjutkan pemeriksaan kesehatan deteni, barang bawaan dan kelengkapan
berkas deteni.

Selanjutnya, dilakukan koordinasi serta serah terima orang asing tersebut, untuk ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, yang tercantum pada Berita Acara Serah Deteni Nomor :
W.20.IMI.IMI.2-GR.04.05-218 tanggal 08 April 2021.

Kegiatan pengawalan telah selesai dan
tim kembali ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar untuk melaporkan kepada Pimpinan. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here