JBM.co.id, Bangli – Menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan mengenai deteksi dini peredaran gelap
narkotika serta mewujudkan Pemasyarakatan “Zero Narcotic”, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB gelar
Razia Gabungan yang melibatkan Polres Bangli, Kodim 1626 Bangli, BNNK Gianyar, Perwakilan Kanwil KumHam Bali dan Tim Satopspatnal PAS Lapas Narkotika Bangli, Selasa (6/4)

Plh. Kepala Rutan, I Made Jaya Sentana mengungkapkan, Razia yang dilakukan hari ini menyisir 4 blok Hunian. “Sebanyak 4 wisma hunian warga binaan yang kita laksanakan sidak, 3 wisma pria dan 1 wisma wanita”,ujarnya.

Polres Bangli mengerahkan puluhan anggotanya bergerak ke Rutan Bangli.
“36 petugas kami kerahkan untuk membantu giat Razia rutan, dengan fokus utama razia Narkotika” ungkap Wakapolres Bangli dalam sambutannya.

“Razia dilakukan harus tetap berpedoman pada sikap Humanisme, memanusiakan manusia menjadi kewajiban” tambah Wakapolres.

Made Jaya menjelaskan, dari Razia gabungan yang telah dilaksanakan, tidak ditemukan barang terlarang.

“Hasil penggeledahan hari ini, tidak ditemukan Handphone dan Narkoba beredar di blok hunian, Rutan Bangli masih steril dari hal-hal itu”, tuturnya

Beliau juga menyebut, terjadi peningkatan dari hasil penggeledahan sebelumnya. “Dulu banyak ditemukan
uang cash di dalam blok, namun sejak menggunakan sistem E-Money, hampir tidak ditemukan adanya uang cash yang beredar” ucapnya.

Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan
Negara & Keamanan Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, I Made Nesa Ada, mengapresiasi hasil Razia hari ini.

Beliau berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara kontinyu kedepannya.

Razia Gabungan ini dilakukan sekaligus sebagai rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-57. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here