JBM.co.id, Karangasem – Dugaan kasus korupsi hibah bedah rumah sebanyak 405 unit di Tianyar Barat, Karangasem, Bali yang diungkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem kini semakin mendapatkan titik terang.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Bali telah selesai melakukan audit kerugian negara terhadap pihak terkait.

Pihak terkait yang diaudit merupakan penerima bantuan hingga supplyer toko bahan bangunan. BPKP perwakilan Bali telah melakukan audit sejak 18 Maret 2021 hingga 31 Maret 2021.

“BPKP perwakilan Provinsi Bali telah mengaudit pihak terkait di lapangan termasuk di Kejaksaan Negeri Karangasem terhitung tanggal 18 maret 2021 sampai dengan 31 maret 2021.

Itu berkaitan dengan audit penghitungan kerugian keuangan negara terkait dugaan kasus korupsi dana hibah rumah dari kabupaten Badung senilai 20 M 250 juta”, kata Kajari Karangasem melalui Kasi Intel Kejari Karangasem Dewa Gede Semara Putra didampingi Kasipidsus di sela-sela pelantikan Eselon V dilingkup Kejari Karangasem, Senin (5/3/2021).

“Cukup banyak yang diaudit oleh BPKP mulai dari supplyer toko bahan bangunan, penerima bantuan, pihak BPD, Pihak dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Karangasem termasuk BPKAD Karangasem,” tambahnya.

Semara Putra menegaskan untuk kerugian negaranya dipastikan ada. Namun untuk lebih jelasnya masih menunggu hasil dari pihak BPKP perwakilan Bali.

“Potensi kerugian negaranya pasti ada, tapi itu akan lebih jelas ketika itu sudah muncul hasil audit kerugian keuangan negara yang dilakukan BPKP”, ujar Semara Putra.

Sementara itu, pihak BPKP juga melakukan penghitungan terkait seluruh dokumen dan bukti-bukti transaksi terhadap seluruh dana yang masuk ke rekening penerima serta rekening tampungan.

“BPKP melakukan penghitungan seluruh dokumen dan bukti-bukti transaksi terhadap seluruh dana yang masuk ke rekening penerima dan disalurkan ke rekening penampungan. Jadi total yang diaudit itu keseluruhan dananya 20 Milliyar 250 juta, itu diaudit. Apakah itu benar-benar dilakukan pembangunan atau tidak,” tutup Semara Putra. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here