JBM.co.id, Tabanan – Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, SE, berkunjung ke Lapas IIB Tabanan, guna menghadiri undangan “Pembukaan Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan bagi Pengguna Narkotika dan Pelatihan Kemandirian” Bagi WBP di Lapas IIB Tabanan, Kamis, (1/4/21).

“Momentum ini, Wabup Edi yang juga, sekaligus sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten Tabanan berharap, dengan terselenggaranya program ini, bisa menghilangkan kecanduan dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya, khususnya di Kabupaten Tabanan.

Untuk itu, Wabup Edi memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan rehabilitasi sosial bagi pengguna narkotika dan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas IIB Tabanan.

Dalam sambutannya saat itu, Ia mengajak seluruh stakeholder yang berperan dalam program ini, untuk tidak melupakan upaya-upaya preventif yang harus dilakukan. “Mencegah jauh lebih baik dibandingkan melakukan rehabilitasi ini,” tegas Wabup Edi.

Baca Juga :  Bakal Calon Bupati, Diharapkan Bisa Menjadi Promotor Dalam Melaksanakan Porotokoler Kesehatan Pencegahan Covid-19

Di sela-sela sambutannya saat itu, Wabup Edi secara spontan melakukan interaksi, dengan salah satu peserta rehabilitasi. Sosok pria muda, yang menyebut namanya Made, yang saat ini berusia 20 Tahun tersebut, mengaku sudah mengenal narkoba sejak duduk di bangku SMP. “Saya mengenal narkoba dari teman sejak SMP Pak,” ucap Made saat itu.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Edi berharap, dengan diadakannya rehabilitasi ini, agar Made dan peserta lainnya siap untuk berubah dan berbenah diri. “Saya berharap, adik bersungguh-sungguh mau berubah dan berbenah diri.

Baca Juga :  Bupati Sanjaya Dampingi Gubernur Koster Resmikan Gedung MDA Kabupaten Tabanan

Sebab merubah diri itu, bukan dari orang lain, melainkan dari diri sendiri, bukan dari petugas Lapas juga, dik.

Ketika kita memang benar mau berubah, Saya yakin kalian tidak akan kecanduan narkoba lagi,” seloroh Wabup Edi di depan seluruh peserta.

Lanjut Wabup Edi menjelaskan, program rehabilitasi adalah program refresif, terkait dengan penanggulangan bahaya narkoba yang dalam hal ini, membuat seseorang melakukan perilaku yang menyimpang,” jelasnya.

“Kondisi ini, mewajibkan Negara harus merehabilitasi yang sempat terlena menyalahgunakan narkoba, untuk dapat kembali menjalankan tatanan kehidupan sosialnya didalam masyarakat,” tutup Wabup Edi.

Sementara itu, Kepala Lapas IIB Tabanan, Budiman P. Kusumah, mengatakan, untuk program rehabilitasi yang dilaksanakan di Lapas IIB Tabanan, meliputi skrining peserta, tes urine, assesment oleh Tim Assesor BNNP Provinsi Bali dan pembukaan, pada hari ini, Kamis (1/4/21).

Baca Juga :  Parlementaria: Sikap Ngeyel Fraksi Golkar "Gugur", APBD Buleleng Tahun 2021 Disahkan

“Berikutnya dilakukan konseling adiksi, pemeriksaan, pemberian terapi dan kegiatan-kegiatan lainnya, seperti kegiatan kerohanian, senam, yoga dan meditasi, seminar kesehatan, latihan kedisplinan dan dinamika kelompok,” jelas Budiman.

Senada dengan Wabup Edi, Ia juga berharap, pihaknya berkontribusi aktif dalam memerangi narkoba dan bisa menghilangkan kecanduan dan penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Tabanan, melalui program-program yang digagas pihaknya. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here