Daerah

Prioritas Vaksinasi Pelayan Publik Tingkat Desa Se-Kecamatan Selemadeg Tabanan Bisa Dijadikan Contoh

JBM.co.id, Tabanan – Perbekel beserta perangkat desa se-Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan bersama penyuluh KB menjalani program vaksinasi, bertempat di puskesmas Selemadeg, pada hari Jumat (26/3/21).

Ada sekitar 120 orang mengikuti program vaksinasi, yang terlebih dahulu, diutamakan pelayan publik, seperti perbekel, perangkat desa dan penyuluh KB.

Perbekel Pupuan Sawah, I Gusti Putu Suardika, S.Sos., mengapresiasi program vaksinasi, yang dilakukan secara gratis oleh Pemkab Tabanan, sebagai upaya memulihkan kondisi pariwisata dan perekonomian Tabanan, yang diawali dari pelayan publik, diantaranya perbekel, perangkat desa hingga penyuluh KB.

Tidak hanya saya selaku perbekel Pupuan Sawah saja yang diikutsertakan. Disini ada rekan-rekan perbekel desa Bajra, desa Berembeng dan perbekel desa Wanagiri beserta Kawil dan Kadus setiap kantor desa setempat, ikut serta menyukseskan program Pemkab Tabanan,” bebernya.

Ternyata, vaksinasi ini, disambut positif juga oleh rekan-rekan perbekel lainnya, bahkan, perangkat desanya begitu antusias mengikuti vaksinasi dan bisa dijadikan contoh dan suri teladan bagi masyarakatnya,” jelasnya.

“Kami mendukung program Pemkab Tabanan, agar masyarakatnya sehat, aman dan terbebas dari virus Corona, diawali dari program vaksinasi pelayan publik,”ungkap Suardika.

“Kami sebagai perbekel bersama perangkat desa dan penyuluh KB, hari ini, menjalani Vaksinasi tahap kedua, setelah sebelumnya divaksin tahap pertama.

Kondisi kami, baik-baik saja, dan tidak ada keluhan sama sekali. Kami, juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabanan yang telah melaksanakan program vaksinasi secara gratis.

Mudah-mudahan, semua masyarakat kami, dalam waktu dekat segera juga mendapatkan vaksin, agar kondisi normal kembali dan segera pulih seperti sediakala,”jelasnya.

Sementara, salah seorang penyuluh KB, Jero Ayu Parwati, SE.,CEFT.,CEST., menyatakan model vaksinasi berbasis desa ini, berjalan dengan baik, sangat tertib, bahkan tidak terjadi kerumunan, dengan diatur jaraknya, sehingga prosesnya berjalan lancar.

Motivasi dan semangat rekan-rekan penyuluh KB dalam memberi pelayanan kepada masyarakat menjadi maksimal. Astungkara, semuanya menjadi sehat dan tiada hentinya tetap bersemangat serta setulus hati melayani untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (tim/jbm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: