JBM.co.id, Tabanan – Penanganan salah satu warga Kabupaten Tabanan, yang bernama Nenek Ni Ketut Reni, yang Sabtu (20/3/21) lalu, pukul 15.30 WITA, sebelumnya, hampir saja menabrakan diri di rel kereta api di jalan raya Cilegon-Merak, namun, beruntung cepat diselamatkan. Dan kini keberadaan nenek tersebut, masih dalam pengawasan di kediaman Gusti Mustika.

Untuk menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tabanan, saat dimintai keterangan di kantor Dinsos Tabanan mengatakan, “saya mendengar, namun, menunggu perintah pusat dan UPT Dinas Sosial Tabanan pun, belum mendapatkan informasi dan data untuk menjemput nenek tersebut.” kata Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan, saat dikonfirmasi Jbm.co.id  Kamis ( 24/3/21 ).

Dari Dinas Sosial provinsi Bali, Rabu kemarin, mengatakan ada proses penanganan kasus Nenek Ketut Reni tersebut, nanti akan diserahkan langsung ke kabupaten Tabanan, namun, sampai saat ini, Dinas Sosial dan UPT Kabupaten Tabanan, sama sekali belum memperoleh instruksi dan informasi mengenai hal tersebut.

Itu dibuktikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan, dengan menghubungi UPT Dinas melalui Via Telpon menanyakan, “tidak ada, sudah dua hari bapak nelpon, tapi belum ada, dan datanya belum, apalagi orangnya, kalau kita jemput langsung, kita belum bisa, karena ada perintah prosedur dari pemerintah provinsi dan mudah-.mudahan, cepat ada beritanya .” papar UPT Dinsos Kabupaten Tabanan.

Untuk perkembangan saat ini, penerimaan kedatangan Nenek Ni Ketut Reni, belum bisa dipastikan penanganannya di Kabupaten Tabanan. Dikarenakan, masih menunggu instruksi Provinsi maupun Dinsos luar Daerah. (Tim/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here