JBM.co.id, Denpasar – Gerakan Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan secara massal dan ditambah kehadiran Bapak Presiden Joko Widodo bertolak ke Pulau Dewata, kemarin (Selasa,16/03/2021) cukup memberikan angin segar dan rasa optimisme para insan pariwisata di Bali.

Lebih- lebih Presiden RI yang low profile ini telah mencanangkan tiga kawasan yang sudah dikategorikan zone hijau meliputi Ubud, Sanur dan Nusa Dua akan dibuka penuh untuk wisatawan mancanegara Bulan Juli mendatang dengan harapan pariwisata Bali bisa sesegera mungkin bangkit kembali.

Menanggapi upaya serius pemerintah pusat tersebut, cukup membuat lega dan memberikan harapan baru masyarakat Bali yang berkecimpung di dunia pariwisata. Seperti I Made Artana, Human Resources Manager The Kalyana Ubud Resort menyambut baik upaya Presiden.

Baca Juga :  BUPATI NYERAH, RETRIBUSI MASUK KAWASAN WISATA KINTAMANI RESMI DISTOP

“Ini tentunya hal positif, tapi kan perlu waktu dan proses.Di samping itu, kami harap agar vaksin ini lebih cepat menyasar warga, terutama karyawan hotel, jangan sampai lama- lama menunggu sehingga pariwisata benar- benar segera dibuka dan kami pun bisa melakukan promosi dengan lebih gencar,” harap Artana yang sudah tiga puluh tahun lebih bergulat di dunia pariwisata.

Sementara, Hari Pradnyani, owner Desa Rafting yang berlokasi di Desa Wisata Bongkasa merasa optimis dengan kedatangan Presiden Jokowi meninjau langsung vaksinasi massal tersebut. “Ya,pastilah berdampak baik.

Beliau kan orang berpengaruh, terutama para calon tamu yang sebelumnya masih ragu-ragu akhirnya akan berani berwisata ke Bali.

I Made Artana,Human Resources Manager The Kalyana Ubud Resort
I Made Artana, Human Resources Manager The Kalyana Ubud Resort

Dan dengan kedatangan Pak Presiden tiang harap vaksinasi lebih dipercepat lagi karena itu akan menjamin keamanan tamu.

Baca Juga :  Ojek Wisata Curup Jepun di Way Kanan Resmi Dibuka

Yang tidak kalah penting yaitu hentikan berita- berita hoax yang menakut- nakuti tentang Covid-19 ini.

Banyak tiang pantau berita yang dibesar-besarkan dan mengerikan, padahal kenyataannya sebenarnya biasa saja,” pintanya.

Hari Pradnyani juga mengatakan bahwa usaha Desa Raftingnya yang pernah dinikmati oleh Barack Obama, Mantan Presiden Amerika Serikat ini selama pandemi tidak pernah tutup, hanya saja setiap kali keluar imbauan dari Gubernur Bali, praktis tamunya sepi.

Sedangkan I Ketut Gede Sukaada,SE., Human Capital Senior Manager, Inna Hotel Group menilai kunjungan Jokowi merupakan langkah strategis. “Vaksin massal dan kedatangan Jokowi ke Bali merupakan langkah strategis untuk memulihkan pariwisata Bali di era new normal.Saya selaku insan pariwisata khususnya di perhotelan (hospitality industry) sangat mendukung langkah Beliau.

Baca Juga :  PARIWISATA: LUAR BIASA, BONDALEM DANAI PELATIHAN DIVE BAGI SISWA SMA

Hal ini tentu akan berdampak positif karena niscaya akan mengembalikan kepercayaan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara untuk berkunjung ke Bali,” ungkap Sukaada yang saat ini bertugas di menangani Covid-19 di Wisma Atlit, Jakarta.

Lebih lanjut ia meminta agar masyarakat Bali semua mensupport langkah Presiden tersebut dengan membentuk kebiasaan pola hidup new normal dan semua industri pariwisata harus mulai menerapkan CHSE (Clean, Healthy, Safety and Enviroment) agar pandemi yang meluluh-lantakkan perekonomian Bali yang masyarakatnya 80% menghandalkan sektor pariwisata ini segera pulih seperti sedia kala. (Tim/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here