JBM.co.id – Stimulus jumbo di AS sudah disepakati. Kebijakan stimulus era Presiden AS Joe Biden tersebut membuat kinerja indeks saham di AS mengalami penguatan yang sangat tajam.

Dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Kebijakan Stimulus itu juga membuat kinerja bursa saham global mengalami penguatan.

Namun, kenaikan bursa global tersebut tidak memberikan dampak ke IHSG, dikarenakan perdagangan bursa domestik ditutup merayakan Isra’ Mi’raj.

Namun pada hari ini, IHSG akan menguat seiring dengan kabar stimulus tersebut. Dan diakhir pekan ini stimulus akan memberikan dampak besar bagi penguatan kinerja IHSG selama sesi perdagangan.

IHSG pada hari ini dibuka menguat di level 6.316,88 dan berpeluang untuk bergerak mendekati level 6.370.

Sementara itu, kinerja mata uang rupiah diperdagangkan mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Rupiah dibuka menguat di level 14.340 per US Dolar, meskipun sepertinya akan kesulitan untuk menembus level psikologis 14.300.

Dampak dari disepakatinya stimulus di AS diperkirakan hanya akan berlangsung sementara. Dimana, pasar keuangan tidak akan mengalami euphoria yang berkepanjangan.

Jadi kebijakan stimulus ini tidak semestinya membuat kita abaikan kemungkinan koreksi di masa yang akan datang.

Meskipun dengan kebijakan stimulus tersebut koreksi yang terjadi diyakini akan terbatas. Namun, ke depan ita harus mewaspadai pertemuan dua negara besar dalam menyelesaikan sengketa dagangnya.

Yakni antara China dan AS. Jika pertemuan itu mulus dan menghasilkan kesepakatan yang bernilai, maka tren positif ini akan berlanjut. (Tim/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here