Berita

Jaksa Pidsus Kejari Badung Bina Kembali LPD Kekeran Setelah Dananya Banyak di Korupsi Agar Kembali Sehat

JBM.co.id, Badung – Sebagai tindak lanjut atas penanganan perkara tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap, pada hari ini Rabu tanggal 10 Maret 2021, tim Jaksa pada Bidang Tindak Pidana Khusus melaksanakan pengembalian barang bukti berupa dokumen-dokumen dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kekeran, Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Berdasarkan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan LPD Desa Adat Kekeran untuk periode 1 Januari 2016 sampai dengan 31 Mei 2017 dengan nilai kerugian sebesar Rp. 5.258.192.863,00 (Lima Milyar Dua Ratus Lima Puluh Delapan Juta Seratus Sembilan Puluh Dua Ribu Delapan Ratus Enam Puluh Tiga Rupiah).

Pada mulanya perkara tindak pidana korupsi pada LPD Desa Adat Kekeran telah dilakukan penyelidikan dari bulan April 2020 oleh tim penyelidik pada Kejaksaan Negeri Badung.

Terhadap perkara ini telah dilakukan penyitaan sebanyak 132 dokumen pada tahap penyidikan. Hingga pada akhirnya perkara naik ke tahap penuntutan dan telah berkekuatan hukum tetap pada tanggal 05 Februari 2021 dengan terpidana I Wayan Suamba, Ni Ketut Artani dan I Made Winda Widana sebagai pengurus aktif pada periode 2016 s.d. 2017.

Barang bukti sebanyak 132 dokumen ini kemudian dikembalikan kepada saksi Ni Putu Seni Artini, Kadek Viki Kristyan, I Made Wardana, I Ketut Suwita dan I Dewa Nyoman Widiarsa sesuai dengan amar putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Denpasar.

Pengembalian barang bukti ini dilaksanakan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Jaksa Eksekutor beserta staff pada Kejaksaan Negeri Badung kepada pengurus LPD di LPD Desa Adat Kekeran, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Bukan hanya pengembalian barang bukti saja yang dilaksanakan sebagai upaya eksekusi terhadap putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, pada kesempatan ini seluruh jaksa pada Kejari Badung sekaligus memberikan pembinaan terhadap pengurus LPD dan juga warga di Desa Adat Kekeran.

Pembinaan yang diberikan disambut baik oleh Bendesa Adat Kekeran Made Wardana, beserta seluruh prajuru serta ketua LPD yang Baru Ketut Suwita. Dengan adanya pembinaan oleh Jaksa, diharapkan setelah terjadinya tindak pidana korupsi di LPD, dikemudian hari dilakukan perbaikan berdasarkan kajian dan masukan dari tim Penyidik Kejaksaan Negeri Badung.

Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata dari peran Kejaksaan untuk membangun kesadaran hukum, dan turut serta melakukan perbaikan dan pembinaan di LPD yang sebelumnya dana nya telah di Korupsi, sehingga Kejaksaan tidak hanya memenjarakan pelaku, tetapi juga turut serta berupaya membangun kembali LPD Kekeran melalui program pembinaan pasca perkara korupsinya telah mempunyai kekuatan hukum tetap. (Tim/Jbm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: