Daerah

Upah Tenaga Kontrak Damkar Buleleng Naik, Kadis Subur : CGT, Disana Tenang, Disini Senang

JBM.co.id, Singaraja – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Made Subur SH meminta kepada seluruh jajarannya untuk komitmen melindungi serta mengamankan masyarakat dari ancaman kebakaran dan ancaman lainnya.

Pun, dituntut mampu menyelesaikan kejadian luar biasa yang dekat masyarakat, seperti ular masuk rumah, serangan tawon, bahkan menyelamatkan hewan.

Nah, mengingat tugasnya yang penting itu, para petugas non Aparatur Sipil Negara (ASN) alias pegawai honor daerah (honda) dan tenaga kontrak diganjar upah selayaknya dengan nominal bervariasi.

Mantan Kadis PMD Buleleng itu merinci, total jumlah pegawai di Damkar Buleleng sebanyak 175 orang.

Pegawai menyandang status PNS sebanyak 37 orang. Pegawai honor daerah (honda) 6 orang dan tenaga kontrak berjumlah 132 orang.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Damkar Buleleng evakuasi ular pyton panjang sekitar 8 meter di Jalan Gempol, Kelurahan Banyuning.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Damkar Buleleng evakuasi ular pyton panjang sekitar 8 meter di Jalan Gempol, Kelurahan Banyuning.

Khusus tenaga kontrak sebut Kadis Subur, seluruhnya hampir menerima upah mendekati upah minimum kabupaten per bulannya, kisaran terendah Rp 2,1 juta dan tertinggi Rp 2,3 juta per bulan di tahun anggaran 2021. Pun, upah tenaga honda  mencapai Rp 3 juta per bulan.

“Sudah, jangan dijadikan alasan menunda lagi kenaikan upah para pegawai, mereka wajib sejahtera. Karena apa? Ya, beban kerja, kan sangat berisiko, terlebih misi penyelamatan.

Pokoknya, Cenik Gae Too (pekerjaan kecil itu). Jika pegawai sudah sejahtera per bulannya, jadinya kan disana senang (pegawai), disini tenang (pejabat),” ujar Kadis Subur sambil tertawa.

Imbuh Kadis Subur, sejak bertugas di Damkar dari bulan Agustus 2020 hingga bulan Maret tahun 2021 ini, pihaknya berhasil melakukan evakuasi sebanyak 15 ekor ular, 4 sarang tawon dan lebah, 3 ekor anjing,1 ekor biawak, dan 3 hewan buas lainnya.

“Kemarin, Rabu (10/3) pagi, Tim reaksi cepat mengevakuasi seekor ular pyton panjang sekitar 8 meter yang masuk pekarangan rumah salah seorang warga di Jalan Gempol, Kelurahan Banyuning. Nantinya, ular pyton ini akan kita serahkan langsung kepada Balai KSDA Bali,” tandasnya. (Tim/Jbm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: