Daerah

Dianugerahi Penghargaan dari BNPB atas Kinerja dan Sinergitas Dalam Penanggulangan Bencana Kabupaten Tabanan

JBM.co.id – Kerja keras dan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menangani bencana di Daerah, termasuk di masa pandemi saat ini, mendapat apresiasi berupa penghargaan dari Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo kepada Sekda Tabanan I Gede Susila dalam rapat koordinasi (rakor) Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 yang digelar melalui zoom meeting.

Kemudian, usai mengikuti zoom meeting, Sekda I Gede Susila didampingi Inspektur Tabanan I Gede Urip dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, menyerahkan Penghargaan tersebut kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,SE,MM, di rumah dinas Bupati setempat.

Baca Juga :  Komunikasi Publik Kasubbag Humas Polres Tabanan Menyasar Tokoh Masyarakat

Bupati Sanjaya sangat bersyukur telah dianugerahi penghargaan ini dan mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang diberikan dari Pemerintah Pusat melalui BNPB.

Ia berharap, penghargaan ini menjadi suatu pelecut motivasi seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan untuk melakukan yang lebih baik lagi, khususnya dalam menangani pandemi yang saat ini masih mengancam kehidupan, termasuk di Tabanan.

Baca Juga :  Perangi Narkoba Kodim Tabanan Bersama BNN Provinsi Bali Lakukan Test Urine dan Sosialisasi P4GN

Sebelumnya pada saat zoom meeting, Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, Daerah yang memperoleh penghargaan merupakan apresiasi dari Pemerintah Pusat atas kinerja dan sinergitasnya dalam penanggulangan bencana di daerah, sesuai dengan Und-25/D.II/PK.01.03/03/2021 perihal undangan penghargaan rakornas PB Tahun 2021.

Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah Pemerintah Daerah, Lembaga Usaha, Masyarakat, Perguruan Tinggi, dan Media, dalam rangka penguatan koordinasi dan sinergitas penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Lebih lanjut Doni Monardo menjelaskan kapan sebuah bangsa dikatakan tangguh bencana, yakni ketika sebuah bangsa yang dalam sel darahnya mengalir darah sadar bencana.

Baca Juga :  Unit Pam Obvit Samapta Polres Tabanan Atensi Kebun Raya Bedugul

“Bangsa hidup menghirup nafas tanggap bencana bangsa yang di rongga otaknya tertanam kesadaran hidup di daerah penanggulangan bencana,” imbuhnya.

Untuk itu, Ia mengajak seluruh jajaran agar membudayakan hal tersebut dalam rangka menjaga ekosistem yang ada disekitar untuk kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. “Kita jaga alam, alam jaga kita,” ucapnya. (Tim/Jbm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: