JBM.co.id, Tabanan – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,SE,MM, memaparkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tabanan 5 Tahun ke depan di Kantor Ombudsman Perwakilan Bali, Rabu, (10/3/21).

Sejumlah program dijabarkan dalam visi misi tersebut, salah-satunya program peningkatan kualitas pelayanan publik periode kepemimpinan Bupati/Wakil Bupati Tahun 2021-2026.

“Visi pembangunan Kabupaten Tabanan 2021-2026 adalah Nangun Sat Kertih Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, Madani (AUM), yang mengandung makna membangun dan menjaga kesucian, keharmonisan, keseimbangan alam Bali beserta isinya secara sekala dan niskala,” ujar Bupati Sanjaya pada kegiatan Coffe Morning yang digagas oleh Ombudsman Perwakilan Bali tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati Sanjaya didampingi oleh Sekda I Gede Susila dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. Pemaparan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Ombudsman Perwakilan Bali, Oemar Ibnu Alkhatab beserta jajarannya. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Bupati/Wakil Bupati Terpilih Pilkada Serentak 2020.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya menjelaskan, pola pembangunan semesta berencana, mengandung makna metoda pembangunan secara menyeluruh dan bertahap. Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, Madani mengandung makna membangun tatanan Kabupaten Tabanan era baru untuk mewujudkan masyarakat Tabanan yang Aman, Unggul, Madani (AUM).

“Misi Kabupaten Tabanan adalah pembangunan yang berorientasi pada terwujudnya kesejahteraan rakyat dengan menjamin hak setiap rakyat melalui jalan Tri Sakti (Berdaulat dalam bidang politik, Berdikari dalam bidang Ekonomi dan Berkepribadian dalam bidang kebudayaan) atas pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, adat, agama, tradisi, seni, budaya dan pariwisata,” beber Sanjaya.

Ia juga menyampaikan, dalam mewujudkan program pembangunan kedepannya wajib dilakukan melalui Asta Program, yakni ; pembangunan berbasis riset dan inovasi daerah, membangun data desa presisi, pemantapan reformasi birokrasi, pembangunan rohani dan jasmani yang sehat dan kuat, pembangunan ekonomi yang berkeadilan sosial, pembangunan hukum yang berkeadilan, pembangunan kesejahteraan rakyat, dan pembangunan industri berbasis potensi lokal.

Dalam mewujudkan hal tersebut dibutuhkan prioritas awal dalam kepemimpinannya, yaitu program reformasi birokrasi dan membangun data desa presisi. Hal ini dilaksanakan mengingat sinergitas dalam membangun Tabanan diperlukan pembangunan yang berbasis keberlanjutan mulai dari Desa sampai dengan Pemerintah Kabupaten.

Kepala Ombudsman Perwakilan Bali Oemar Ibnu Alkhatab, mengucapkan terimakasih kepada para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah atau perwakilan yang hadir saat itu. Ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pemaparan visi misi yang telah dijabarkan dengan baik dan lugas.

Usai pemaparan visi misi, Bupati Sanjaya didamping Sekda I Gede Susila menandatangani berita acara naskah komitmen antara masing-masing pemimpin daerah dengan Ombudsman. Diakhir acara dilakukan sesi photo bersama di halaman depan kantor Ombudsman Perwakilan Provinsi Bali. (Tim/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here