Berita

Bersama Istri Wakil Bupati Jembrana, Komunitas Tali Kasih Bantu Belasan Juta Rupiah untuk Dua Lansia di Yehembang Kauh

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Kondisi Ni Nyoman Cikri,  usia 75 tahun dan adiknya Ni Ketut Citi, usia 62 tahun, yang merupakan warga Banjar Sekar Kejula, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, sungguh sangat memprihatinkan

Kedua lansia yang tinggal di rumah sangat sederhana dan tak layak huni ini sejak lama sakit. Ni Nyoman Cikri diketahui menderita lumpuh sejak lama dan tiap harinya hanya bisa terbaring dan duduk di tempat tidur usangny

Sementara adiknya Ni Ketut Citi juga menderita sakit sejak napas sejak lama dan tidak bisa bekerja. Kesehariannya, mereka diurus oleh salah satu keluarganya yang juga tergolong lansia dan dibantu oleh seorang perawat yang bekerja di RSU BaliMed Negara

Advertisement

Kondisi dua lansia yang memperihatinkan tersebut, ternyata mengundang simpati komonitas donasi Tali Kasih Jembrana. Dibawah komando Sri Kumala Wati, komonitas Tali Kasih memberikan bantuan kepada kedua lansia tersebut, Senin 13 Maret 202

Bersama Lina Wati dan Nyonya Patriana Krisna, komonitas Tali Kasih menyerahkan bantuan uang tunai belasan juta rupiah kepada dua lansia tersebut. Bantuan dana tersebut dihimpun dari sejumlah donasi yang tergabung dalam group WhatsAp

Bantuan biaya berobat dan biaya kebutuhan sehari-hari tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Komonitas Tali Kasih Jembrana Sri Komala Wati yang diterima oleh perwakilan keluarg

Usai penyerahan bantuan, Ketua Kominitas Tali Kasih Sri Komala Wati mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai bentu kepedulian terhadap sesama. Dimana kedua lansia tersebut memang benar-benar membutuhkan bantua

“Semoga bantuan tersebut bisa digunakan sebaik-baiknya untuk berobat dan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya

Lanjutnya, dana yang diberikan kepada kedua warga tersebut merupakan hasil donasi banyak pihak yang memang sangat peduli dengan sesama, terutama kepada warga kurang mampu termasuk warga yang saki

“Misi kami adalah murni kemanusiaan. Jadi tidak ada kepentingan lain. Kami tidak melihat apakah mereka itu sudah dapat bantuan dari pemerintah, yang jelas kami iklas membantu warga yang memang membutuhkan bantuan,” imbuhny

Dijelaskan pula, komonitas Tali Kasih itu sendiri sudah terbentuk sejak setahun lalu dan telah banyak membantu warga kurang mampu. Kedepannya, gerakan ini akan terus dilakukan dan tanpa kepentingan apapun, selain kemanusiaa

“Kami juga berharap, akan banyak muncul orang-orang yang perduli dengan sesama atau peduli dengan warga tidak mampu,” tutupnya.(dewa darmad)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button