Jbm.co.id, Denpasar – Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar berhasil menangkap dua pengedar narkotika jenis ganja, sabu dan ekstasi di tiga lokasi dan waktu yang berbeda.

Dalam Konferensi persnya Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K, M.H. didampingi Kasat Reserse Narkoba Kompol Mikael Hutabarat, S.H, S.I.K, M.H. di Mapolresta Denpasar. Jumat (5/3/21), mengatakan dua (2) tersangka tersebut dengan barang bukti seratus satu (101) paket ganja berat bersih 30 kilogram, Hasish berat bersih 488 gram, Sabu berat bersih 45 gram, ekstasi warna coklat 23 butir, pecahan ekstasi berat bersih 2,43 gram, uang tunai Rp. 227.000.000, 3 (tiga) buah timbangan, 6 (enam) buku tabungan, 9 (sembilan) buah hp, dan 3 (tiga) buah ATM.

Dengan tersangka Rio (28) Tkp di jalan Pulau Singkep, Pedungan Denpasar Selatan di temukan 5 (lima) paket besar ganja.Tkp selanjutnya di kamar kos Jalan Gunung Athena Padangsambian Denbar di temukan 2 paket besar Ganja dan suhadi (36) Tkp dikamar tersangka di Jalan Pulau Belitung Denpasar Selatan di temukan 94 (sembilan puluh empat) paket ganja, hasis seberat 448 gram, sabu seberat 45 gram dan ekstasi.

Menurut tersangka barang bukti tersebut milik seseorang dalam proses lidik, dan tersangka berperan sebagai bandar narkoba.

Modus yang dipakai tersangka menyimpan dan memperjual belikan beragam jenis Narkoba. Motif tersangka dari Sindikat / Jaringan narkoba lintas Provinsi (Sumatra, Jawa dan Bali).

Kapolresta Denpasar juga menyampaikan “Dengan mengungkap kasus narkotika bersama barang buktinya, Sat Resnarkoba Polresta Denpasar berhasil menyelamatkan 100.000 jiwa generasi muda dari bahaya narkotika.” Ucapnya.

Atas perbuatannya tersangka di kenai Pasal 111 ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar, Pasal 112 ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun dan denda 800 juta s/d 8 milyar), dan Pasal 112 ayat (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar.(Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here