JBM.co.id, Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika sebanyak 32 kasus dengan jumlah tersangka 40 orang. Dan 12 kasus dengan barang bukti besar.

Dalam Konferensi persnya Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K, M.H. didampingi Kasat Reserse Narkoba Kompol Mikael Hutabarat, S.H, S.I.K.,M.H. di Mapolresta Denpasar. Selasa (2/3/2021), mengatakan dari 32 kasus yang melibatkan 40 orang tersangka tersebut dengan barang bukti shabu 433,32 gram, ganja 109,56 gram, ekstasi 278 butir (87,76 gram), dan tembakau gorilla 4,26 gram.

Dengan tersangka Bima (24), Ihsan (29) dan Aditya (24), pekerjaan guide surfing, TKP Jalan Bisma Kuta Badung (ganja berat bersih 46,65 gram), Bayu (34), TKP Jalan Purba Indah Denbar (shabu berat bersih 46,73 gram), Syaiful (26), TKP Jalan Mahendradata Denbar (shabu dengan berat bersih 31,15 gram) dan (40 butir extacy berat bersih 13,38 gram), Vicky (26), perempuan, TKP Jalan Imam Bonjol Denbar (ganja berat bersih 29,51 gram), Akhmad (25), TKP Jalan Buana Raya Denbar (shabu berat bersih 15,32 gram), Asep (48), TKP Jalan Tukad Batanghari Densel (shabu berat bersih 10,78 gram), Prasetya (41), laki-laki, tidak bekerja, TKP Jalan Wibisana Denbar (shabu berat bersih 2,49 gram, ekstasi 12 butir 4,06 gram), dan Adhi (36), TKP Br. Sayan Bongkasa Badung (shabu berat bersih 8,22 gram).

Selanjutnya dari 32 kasus, terdapat 12 kasus dengan barang bukti besar di masing-masing TKP. Yakni tersangka Eka (41) dan Taufiq (40) TKP Jalan Sedap Malam Dentim (221 butir ekstasi berat bersih 68,90 gram), Sugeng (43),  TKP Jalan Batu Bidak Kuta Utara Badung (shabu berat bersih 91,30 gram), Mahendra (33), TKP Jalan Ganda Pura Dentim (shabu berat bersih 75,66 gram),Tegar (24), TKP Jalan Bikini Denbar (tembakau gorilla berat bersih 53,21 gram).

Para tersangka berasal dari Jawa 21 orang, Bali 9 orang, Sulawesi 2 orang, Sumatera 7 orang, Kupang 1 orang.

Sedangkan peran dari para tersangka adalah 24 orang pengedar dan 16 orang pemakai.

Modus yang dipakai dari para tersangka dengan menyimpan, mengantar/menempel narkotika.

Kapolresta Denpasar juga menyampaikan pasal yang dikenakan kepada para tersangka yakni Pasal 111 ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar, Pasal 112 ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun dan denda 800 juta s/d 8 milyar), dan Pasal 112 ayat (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar.

‘’Dengan mengungkap kasus narkotika bersama barang buktinya, Sat Resnarkoba Polresta Denpasar berhasil menyelamatkan 20.000 jiwa generasi muda dari bahaya narkotika.” ujarnya. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here