Jbm.co.id – Aksi jual melanda bursa di Asia. Sejumlah bursa mengalami tekanan jual yang signifikan. Akan tetapi kondisi tekanan yang terjadi tidak seburuk yang melanda IHSG.

IHSG memang sempat diperdagangkan di bawah level 6.200. akan tetapi bukan tanpa perlawanan. IHSG justru sempat berbalik dan menguat.

Meskipun di sesi penutupan perdagangan, IHSG ditutup turun 0.76% di level 6.241,80. Namun tekanan pada mata uang Rupiah jauh lebih besar lagi.

Baca Juga :  Prospek Ekonomi Indonesia Tahun 2021

Pada penutupan perdagangan hari ini. Rupiah ditutup melemah di level 14.235 per US Dolar. Rupiah terpukul cukup dalam pada perdagangan hari ini.

Di akhir pekan, baik IHSG dan Rupiah sama sama terpuruk signifikan akibat lonjakan kenaikan imbal hasil obligasi di AS.

Faktor pemicu pelemahan pasar keuangan paling besar di pekan ini adalah dikarenakan peralihan dana investor ke pasar obligasi di AS. (Red/Jbm)

Baca Juga :  Stimulus Jumbo AS Disepakati, Pasar Keuangan Menguat Tajam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here