BeritaDaerahKesehatan

Satu Pasien Covid-19 Confirm Di Pacitan Mangkat. 13 Warga Lainnya Menyusul Terpapar Coronavirus

Pacitan,jbm.id- Pandemi global coronavirus disease covid-19 di Kabupaten Pacitan, terus menjadi. Meski telah diterapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh satuan tugas, namun fakta di lapangan, hampir saban hari jumlah warga terpapar virus SARS-CoV-2 terus bertambah.

Juru bicara tim komunikasi publik gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto mengatakan, hari ini kasus terkonfirmasi virus SARS-CoV-2 kembali bertambah 13 orang. Dimana kesembuhan juga bertambah sebanyak 20 orang.

Baca Juga :  Draft Perkada Masih Tahap Fasilitasi Gubernur, Gaji Ke 13 Di Pacitan Belum Terbayar

“Kami infokan penambahan kasus terkonfirmasi covid 19 di Pacitan sebanyak 13 orang. Sedangnkan yang sembuh sebanyak 20 orang,” tulis Rachmad dalam siaran persnya, Rabu (3/2).

Pada kesempatan tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pacitan ini juga menyampaikan duka cita sangat mendalam, bahwa pada hari yang bersamaan juga masih terjadi satu kasus kematian gegara terinfeksi covid-19. “Atas nama GTPP, kami mohon maaf sampai hari ini masih terjadi 1kasus kematian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Denbar, Harapkan Program AMERTA Bisa Ringankan Beban Warga

Sementara itu, dari sebanyak 13 pasien terkonfirmasi baru tersebut, diantaranya berasal dari Tulakan 1 kasus, Pacitan 7 kasus, Ngadirojo 1, Arjosari 2, Pringkuku 1dan Punung 1 kasus. “Untuk itu masyarakat diharapkan tetap menjalankan protokol kesehatan. Utamanya 3 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan pakai sabun dan menghindari berkerumun.

Selain itu minimalisir mobilisasi lintas daerah dan juga jaga ventilasi udara ketika berada di ruang tertutup serta minimalisir durasi pertemuan,” pesannya. (yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: