Sempat Buron, DPO Kejari Bireun Dibekuk

1 min read
Spread the love

JBM.co.id – Kapuspenkum Kejagung Leonard Simanjuntak dalam Siaran Pers
Nomor : PR -37/K.3/Kph.3/01/2021
menyebutkan bahwa terpidana kasus penganiyaan merupakan DPO asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen.

Lebih lanjut Leonard Simanjuntak menjelaskan bahwa operasi penangkapan ini sudah sesuai Putusan Pengadilan Negeri Bireuen yang telah berkekuatan hukum tetap No 191/Pid.B/2017/PN-Bir tanggal 25 Oktober 2017.

Baca Juga :  Antisipasi Balapan Liar, Kapolsek Kubutambahan Pimpin Langsung Patroli Malam

” Menyatakan Terpidana Samsul Bahri bin M. Abet terbukti melakukan penganiayaan dan melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHPidana maka diputus pidana penjara selama 1 (satu) bulan 15 (lima belas) hari.”ujarnya.

Namun kata Leo panggilan Kapuspenkum Kejagung Leonard Simanjuntak,pada saat dipanggil secara patut untuk melaksanakan putusan pengadilan, Terpidana tidak memenuhi panggilan.

Oleh karena itu, Terpidana dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) “kemudian berhasil diamankan pada Senin 18 Januari 2021 tanpa perlawanan,” terangnya.

Baca Juga :  LBH CIKA, Asas Equality Before The Law Terhadap Penegakan Hukum Harus sama Di Masyarakat

Disebutkan Kejaksaan Agung untuk tahun 2021 telah berhasil mengamankan ke-14 (empat belas) orang yang masuk dalam DPO Kejaksaan.

Melalui program Tabur (Tangkap Buron) Kejaksaan, “kami menghimbau kembali kepada seluruh DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

“Tidak ada tempat yang nyaman bagi DPO,” pungkasnya. (Red/Jbm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.