Sebagai Simbol Budidaya, Menteri KKP Tebar 7.200 Bibit Ikan di Sleman

2 min read
Spread the love

JBM.co.id, Sleman – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono menebar 7.200 bibit ikan lokal di Embung Gadingan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Senin (18/1/2021). Penebaran bibit 5.000 ekor nila dan 2.200 ekor nilem dilakukan bersama Bupati Sleman Sri Purnomo.

Menteri KKP mengatakan penebaran ribuan benih ikan sebagai simbol budidaya seperti yang sedang digalakkan Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Budidaya itu pelestarian, berkesinambungan untuk generasi berikutnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: BANK BPD BALI SUMBANG MASKER, BUPATI AGUS BAGI-BAGI KEPADA PENGUNJUNG PASAR

Kalau tidak ada budidaya, akan habis sumber daya perikanan, baik di laut dan di darat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri KKP juga mengapresiasi Kabupaten Sleman terkait budidaya ikan yang selalu mengalami surplus.

Untuk itu, ia berharap tingginya budidaya ikan konsumsi wajib diiringi dengan berkembangnya jenis pakan yang diproduksi sendiri.

“Satu ekosistem industri seperti Sleman yang sampai 80 ribu ton, turunannya bisa banyak, mulai dari pembibitan dan pakan,” katanya.

Baca Juga :  NEW NORMAL: BALI GELAR DONOR PLASMA DARAH PERDANA

Bupati Sleman, Sri Purnomo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman telah melakukan budidaya ikan dengan menebar benih ikan sebanyak 2 ton setiap tahunnya. “Kita sebar ikan di sungai 2 ton supaya aliran sungai berisi ikan,” ucapnya.

Namun, ia berpesan pelestarian ikan akan berjalan dengan catatan melarang keras penyetruman ikan atau meracuni sungai saat menangkap ikan. “Hal tersebut dapat mematikan ekosistem yang ada di perairan.

Baca Juga :  Tanah Longsor di Tol Ungaran-Semarang, Ruas Badan Jalan Tertutup Tanah

Jadi memancing itu boleh, tetapi tidak menggunakan penyetrum atau obat-obatan,” tuturnya. (Red/Jbm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.