Polisi Gerebek Judi Tajen di Panji, 2 Bebotoh Terancam Penjara 10 Tahun

2 min read
Spread the love

JBM.co.id, Singaraja – Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Buleleng, menggerebek tajen (judi sabung ayam) di Banjar Mandul, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (17/1) sekitar pukul 17.30 sore.

Hasilnya, petugas mengamankan dua orang diduga selaku penyelenggara tajen, yakni Dewa Gede Gogik Wira Adnyana (30) dan juga Gusti Ngurah Adi Sudarma (32), dimana keduanya tercatat sebagai warga Desa Panji.

Baca Juga :  PEMBAGIAN 15 RIBU MASKER SISA ERUPSI GUNUNG AGUNG TANPA BERITA ACARA, DPRD KARANGASEM TUTUP MATA

Tak hanya itu, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, seperti dua taji (pisau ayam aduan), bulang (benang pengikat taji) kurungan ayam, 1 ekor ayam dalam kondisi masih hidup, 2 ekor ayam sudah mati, serta uang tunai taruhan Rp 135 ribu.

Seizin Kapolres Buleleng, Kanit 1 Pidana Umum (Pidum) Ipda Kevin Simatupang, S.Tr.K menjelaskan, terungkapnya tindak pidana judi sabung ayam itu, berkat laporan masyarakat.

Baca Juga :  Politikus Gerindra Sebut Ada Kasus Korupsi yang Lebih Besar dari e-KTP

“Kita langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) dan membubarkan kerumunan para bebotoh. Dua orang kami amankan, tersangka Gogik dan Sudarma selaku penyelenggara dan saye,” ungkapnya didampingi Kasubbag Humas Iptu Gede Sumarjaya, Selasa (19/1).

Akibat perbuatannya itu, kedua tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal  303 KUHP dan Pasal  93 ayat (1) UU RI no 6 tahun 2018.

Baca Juga :  TRAGEDI JURNALIS SULBAR, IMO-Indonesia ; Tangkap dan Segera Ungkap !!!

“Pasal  303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 25 juta , juga Pasal  93 ayat (1) UU RI no 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dengan ancaman 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta,” pungkasnya. (Red/Jbm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.