Buntut Klaster Baru di Pancasari dan Banyuning, Satgas Covid-19 Lakukan Tracing 

2 min read
Spread the love

JBM.co.id, Singaraja – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng, Bali melakukan tracing (penelusuran) aktif di dua klaster baru terhadap dua klaster keluarga yakni, di Dusun Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada dan Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng.

Hal ini dilakukan untuk menekan atau memutus penyebaran Covid-19. Pernyataan itu, disampaikan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang juga selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19.

“Sekarang ini di Buleleng, masih banyak yang perlu kita ingatkan untuk meningkatkan disiplin dalam menjalani protokol kesehatan, seperti di Dusun Buyan yakni klaster keluarga yang cukup besar, juga di Kelurahan Banyuning,” ungkap Bupati Suradnyana.

Baca Juga :  Kajati Riau Didampinggi Kajari Kampar, Bagikan 1000 Sembako Bertepatan Hari Lahir Pancasila

Imbuh dia, pengetatan pengawasan dan pengendalian kegiatan masyarakat juga telah dilakukan di dua wilayah tersebut. Satgas memberlakukan pengawasan dan pengendalian kegiatan masyarakat yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

“Seperti di Banyuning ini, warganya kan heterogen, plus obilitasnya dinamis. Banyak warganya yang kerja keluar. Berbeda dengan Dusun Buyan yang lokasinya lebih masuk.

Kita meningkatkan pemantauan lagi, utamanya protokol kesehatannya. Ya, harus benar-benar menjalankan protokol kesehatan,” tegasnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: AYAHNYA MENINGGAL, PMI DARI ITALIA DIISOLASI DI RSP GIRI EMAS

Bupati Suradnyana meminta transparansi terhadap data hasil rapid test antigen yang dilakukan kepada warga di dua wilayah tersebut. Satgas juga siap melakukan tracing untuk memutus penyebaran covid-19.

“Apapun hasilnya, transparan, tidak boleh ditutup-tutupi,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Sekda Buleleng Gede Suyasa memaparkan, hasil tracing dan juga rapid test antigen.

Khusus di Dusun Buyan, sudah ada 104 orang hasil tracing dan melakukan rapid test antigen. Hasilnya, empat (4) orang reaktif. Keempat orang itu akan melanjutkan swab test dan keesokan hari bisa diterima hasilnya.

Baca Juga :  PENGHIJAUAN: BUPATI AGUS MINTA BIBIT UNGGULAN DAN PRODUKTIF

Sementara di Kelurahan Banyuning ada 1 (satu) orang yang reaktif dari 10 orang yang melakukan rapid test antigen.

“Tracing akan terus berlanjut secara menyeluruh. Harapan kita (pemerintah) dalam dua minggu ke depan ini, keadaan di Dusun Buyan dan Kelurahan Banyuning bisa membaik tanpa penularan lebih lanjut,” pungkasnya. (Red/Jbm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.